Jejak Alvaro Kiano, Sebelum Hilang Misterius Delapan Bulan

Delapan bulan berlalu sejak Alvaro Kiano Nugroho, (6), hilang bak ditelan bumi. Polisi terus melakukan penyelidikan, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Satu-satunya petunjuk justru datang dari seorang marbot, penjaga masjid.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 14 November 2025, 22:34 WIB
Foto Alvaro Kiano Nugroho. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Delapan bulan berlalu sejak Alvaro Kiano Nugroho, (6), hilang bak ditelan bumi. Polisi terus melakukan penyelidikan, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Satu-satunya petunjuk justru datang dari seorang marbot, penjaga masjid.

Dialah orang terakhir yang melihat seorang pria mendekat, menanyakan Alvaro sebelum kemudian menghilang. Sang marbot sempat mengira pria itu adalah keluarga.

"Ciri-cirinya kalau menurut keterangan dari saksi yang melihat dan yang menemui itu seorang pria mirip bapaknya kalau menurut keterangan saksi dengan kulit sawo matang, tinggi sekitar 160 cm-an," kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggalayuda kepada wartawan, Jumat (14/11/2025).

"Dan pokoknya kalau dari keterangannya mirip dengan bapaknya makanya si saksi ini enggak mencurigai lah kalau itu memang terduga pelakunya," sambung dia.

Polisi belum berani memastikan apakah ini penculikan. Dwi mengatakan, pihaknya masih menggali sosok pria dari keterangan saksi lain. Karena, sejauh ini baru marbot yang memberikan kesaksian dmeimian.

"Kami masih mencari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut," ucap dia.

Jejak CCTV disisir satu per satu. Sayangnya, Kamera masjid rusak, kamera jalanan tak tersedia. Meski, begitu proses penyelidikan masih berjalan.

Sebanyak enam saksi sudah diperiksa, termasuk keluarga dari pihak ayah dan ibu Alvaro.

"Kami terkendala dari CCTV dan dari keterangan saksi yang belum ada signifikan terkait dari Alvaro dan terduga si pelaku tersebut," ucap dia.

 

Sampai ke Batam

Namun ada dugaan kuat bahwa pria misterius itu bukan bagian dari keluarga. Ayah Alvaro, yang tengah menjalani hukuman di Lapas Cipinang, sudah diperiksa dan mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut.

"Cuma proses masih kami dalami," ucap dia.

Kompol Dwi Manggalayuda menambahkan, tim mendatangi kediaman saudara-saudara ayah Alvaro di Batam.

"Dan untuk proses penyelidikannya, tim kami sudah melakukan penyelidikan juga ke daerah Batam ke tempat tinggal dari saudara-saudara dari ayahnya Alvaro ini. Saudara-saudara dari kakaknya ayahnya Alvaro ini," katanya.

Hampir sepekan polisi berada di sana, namun hasilnya nihil. Jejak Alvaro tak ditemukan.

Langkah yang sama ditempuh di Bogor, kampung halaman kerabat ibunya. Hasilnya tetap nihil. Pencarian keluar kota ini untuk semata untuk menelusuri semua kemungkinan, terutama keluarga yang dianggap paling dekat dengan Alvaro.

"Ya betul, mereka saudara-saudara dari ayahnya ataupun ibunya Alvaro ini tinggalnya di sana," ucap dia.

Kasus hilangnya Alvaro kini menjadi atensi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Karena itu, setiap upaya pencarian melibatkan kepolisian setempat di daerah yang didatangi. Meski belum ada petunjuk baru, polisi memastikan penyelidikan terus berjalan.

"Untuk sementara masih kami dalaminya apakah terduga ini (yang ambil di masjid) merupakan saudaranya atau bukan," ujar dia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya