Marco Verratti Dukung AC Milan Raih Scudetto, Singgung Peluang Pulang ke Italia

Marco Verratti mungkin kini merumput jauh dari kampung halamannya, tetapi hatinya tetap tertambat pada sepak bola Italia. Gelandang berpengalaman yang saat ini membela Al Duhail di Qatar itu mengaku sedang menjagokan AC Milan dalam persaingan Scudetto musim ini.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 14 November 2025, 15:54 WIB
Selebrasi Rafael Leao di laga AC Milan vs Pisa di giornata 8 Serie A 2025/2026 di San Siro, Sabtu (25/10/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Marco Verratti mungkin kini merumput jauh dari kampung halamannya, tetapi hatinya tetap tertambat pada sepak bola Italia. Gelandang berpengalaman yang saat ini membela Al Duhail di Qatar itu mengaku sedang menjagokan AC Milan dalam persaingan Scudetto musim ini.

Meski tak pernah sekalipun tampil di Serie A sepanjang kariernya, Verratti tetap mengikuti perkembangan kompetisi kasta tertinggi Italia.

Verratti memulai perjalanan profesionalnya bersama Pescara di Serie B sebelum membangun reputasi besar di PSG, namun Serie A selalu memiliki tempat khusus baginya.


Verratti Dukung AC Milan Karena Ibrahimovic

Pemain AC Milan merayakan gol yang dicetak Christopher Nkunku ke gawang Lecce dalam laga babak kedua Coppa Italia di San siro, Milan, Rabu (23/9/2025) dini hari WIB. AC Milan melangkah ke 16 besar lewat kemenangan telak 3-0. (AP Photo/Luca Bruno)

Dalam wawancara bersama Sky Sport Insider, Verratti secara blak-blakan menyebut bahwa musim ini ia menjagokan Rossoneri. Alasannya cukup personal, sosok Zlatan Ibrahimovic, yang kini berperan sebagai penasihat senior Milan serta ketertarikannya pada klub tersebut sejak lama.

“Saya selalu mengikuti Serie A. Kalau bicara skuad, Inter memang yang paling lengkap. Tapi musim ini entah kenapa saya mendukung Milan,” ujarnya.

“Zlatan adalah teman saya, dan Milan adalah tim yang selalu saya sukai.”

Pernyataan tersebut semakin memanaskan persaingan dua rival sekota, mengingat Verratti selama ini dikenal cukup netral dalam urusan dukung-mendukung klub Italia.


Peluang Verratti Kembali ke Italia

PSG bisa dibilang memiliki kekuatan penyerang paling menakutkan di dunia. Namun, gelandang tengah mungil mereka Marco Verratti yang mungkin menjadi bagian terpenting dari taktik mereka. Ia merupakan pengumpan, pembawa bola, dan mesin press yang luar biasa. (AFP/Thomas Samson)

Ditanya soal kemungkinan kembali bermain di Italia, eks gelandang tim nasional Italia itu tidak menutup pintu sama sekali. Verratti mengaku ingin menjalani musim ini dulu bersama Al Duhail, sebelum memikirkan masa depannya.

“Dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Saya akan lihat nanti di akhir tahun, apa yang saya inginkan dan apa yang keluarga saya inginkan,” katanya. “Saya tidak menutup pintu untuk siapa pun.”


Mimpi Verratti kembali ke Pescara

Marco Verratti menjadi salah satu klien Mino Raiola yang tak banyak menimbulkan kontroversi. Raiola hanya membantu PSG mendapatkan jasa Verratti dari Pescara pada tahun 2012 silam dan menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di PSG. (AFP/Franck Fife)

Ketika ditanya apakah kembali ke Pescara bisa menjadi opsi, Verratti tersenyum. Baginya, Pescara bukan sekadar klub, melainkan rumah.

“Pescara adalah tim saya, segalanya bagi saya,” ucap pemain 31 tahun itu. “Saya berharap suatu hari Pescara bisa kembali ke Serie A. Bermain lagi untuk tim tempat saya tumbuh… itu adalah mimpi semua anak.”

Dengan ungkapan penuh nostalgia dan sinyal terbuka soal masa depan, Verratti seolah memberi harapan bahwa suatu hari Italia dapat menyaksikan dirinya tampil di Serie A, kompetisi yang selama ini ia cintai dari kejauhan.

Sumber: Sky Sport Insider


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya