Demi Dongkrak Angka Pernikahan, China Izinkan Klub Malam Jadi Lokasi Nikah

Bagaimana antusias warga dengan kebijakan baru dari pemerintah China?

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 13 November 2025, 20:30 WIB
Kini menggelar resepsi pernikahan sederhana dan intim, dengan hanya dihadiri orang-orang terdekat menjadi tren yang diminati. Ini tipsnya.

Liputan6.com, Beijing - Dentuman musik dan warna-warni lampu di sebuah klub malam di China kini dapat menjadi tempat untuk pernikahan. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran dari menurunnya jumlah pasangan yang menikah.

Pemerintah Tiongkok melakukan upaya ini agar mempermudah siapa pun yang ingin menggelar pernikahan, sehingga mengizinkan klub malam menjadi tempat pencatatan pernikahan resmi.

Klub malam di Shanghai bernama INS Land telah bekerja sama dengan Biro urusan sipil distrik Huangpu untuk menyediakan layanan pendaftaran dan penjadwalan pernikahan selama dua akhir pekan mulai 14 November, dilansir dari SCMP, Kamis (13/11/2025).

Klub malam INS Land ini berada di taman berusia seabad dengan luas 20.000 meter persegi, menggabungkan unsur musik, esports, dan seni visual, menjadikannya salah satu tempat hiburan paling populer anak muda sejak dibuka pada Juni 2023.

Pasangan yang mendaftar bahkan memiliki kesempatan untuk memenangkan tiket festival musik elektronik senilai 888 yuan (sekitar Rp2 juta). Pemesanannya juga dapat melalui akun resmi INS Land atau kanal media sosial pemerintah.

Menjadi Wedding Organizer

Staf dari pusat pencatatan pernikahan juga akan berada di lokasi untuk membantu. Layanan yang dilaporkan terdapat dua kategori pasangan.

Pertama, pasangan yang sudah mendaftarkan pernikahan dan ingin melangsungkan upacara simbolis di klub malam tersebut.

Kedua, pasangan yang baru berencana menikah dapat memesan janji temu pendaftaran, yang kemudian mengunjungi kantor catatan sipil setempat untuk menyelesaikan prosesnya.

Sebelum pernikahan berlangsung, INS Land mengatakan bahwa pasangan akan dipandu oleh petugas khusus yang akan menerima surat nikah selama pertunjukan visual dan musik, serta akses ke stan perayaan keluarga bersama teman dan kerabat.

 

Dorongan Menikah

Seorang DJ menampilkan musik saat orang-orang menari di klub malam "La Dune" di kota selatan Prancis La Grande Motte, Sabtu (10/7/2021). (AFP/Sylvain Thomas)

Tujuan dari pernikahan di klub malam oleh pemerintah setempat adalah untuk mempromosikan reformasi adat pernikahan dan meningkatkan ekonomi malam setempat.

Tetapi sebagian menganggap pendekatan ini menjadikan pernikahan seperti hiburan, bukan komitmen yang serius.

Meski begitu, komentar lainnya menilai upaya ini dapat membantu pemerintah.

"Tapi jelas terlihat betapa khawatirnya pemerintah terhadap menurunnya angka pernikahan," ketiknya.

Data resmi menunjukkan bahwa hanya 6,1 juta pasangan yang menikah pada 2024, dan turun 20,5 persen dari tahun sebelumnya.

Sehingga pemerintah dari berbagai daerah kini berlomba membuat inisiatif dalam meningkatkan pernikahan melalui prosedur yang sah di wilayah mereka, meski dengan konsep yang cukup tidak biasa.

Pada bulan Oktober, pemerintah di Ningbo, Provinsi Zhejiang, pengantin baru mendapat kupon konsumsi senilai 140 dolar AS (sekitar Rp2,3 juta) kepada pengantin yang baru saja mendaftarkan pernikahan di kota tersebut.

Sementara di Provinsi Hunan, sebuah "sekolah pernikahan" memungkinkan pengunjung yang belum menikah dapat mencoba kehidupan rumah tangga, termasuk mengasuh bayi dan mengganti popok.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya