Mantan Scout Manchester United Sebut Transfer Patrick Dorgu Gagal, Lepas Alvaro Carreras Jadi Kesalahan

Mantan scout Manchester United, Piotr Sadowski, menilai transfer Patrick Dorgu gagal dan keputusan melepas Alvaro Carreras merupakan kesalahan besar. Ia juga menyoroti kurangnya pemain akademi yang siap tampil di tim utama sebagai tantangan utama klub.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 13 November 2025, 05:21 WIB
Bek Manchester United asal Denmark bernomor punggung 13, Patrick Dorgu, melakukan lemparan ke dalam selama pertandingan putaran keempat Piala FA Inggris antara Manchester United dan Leicester City di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Sabtu dini hari WIB (8-2-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Mantan scout Manchester United Piotr Sadowski menyoroti kebijakan transfer klub dan keputusan Ruben Amorim. Menurutnya, pembelian Patrick Dorgu senilai £25 juta gagal memenuhi ekspektasi klub.

Sadowski menilai United kini harus membeli pemain jadi karena proyek pengembangan pemain akademi tidak berjalan optimal. Hal ini berdampak pada kurangnya pemain muda yang mampu menembus skuad utama.

Selain Dorgu, mantan scout asal Polandia itu juga menyoroti keputusan klub melepas Alvaro Carreras ke Benfica. Menurutnya, Carreras memiliki potensi besar dan seharusnya dikembangkan lebih lanjut di Old Trafford.

Sadowski sendiri bekerja sebagai pencari bakat di United selama tujuh tahun sebelum meninggalkan klub pada Agustus 2024. Pria asal Polandia tersebut bergabung dengan klub pada September 2017 sebagai pencari bakat untuk wilayah Eropa Tengah.


Patrick Dorgu Dinilai Sebagai Transfer Gagal

Patrick Dorgu saat menerima kartu merah di laga MU versus Ipswich Town di Liga Inggris 2024/2025. (Oli SCARFF / AFP)

Sadowski menilai pembelian Patrick Dorgu dari Lecce senilai £25 juta sebagai keputusan yang kurang tepat. Menurutnya, United terlalu cepat mengeluarkan dana besar untuk pemain yang belum terbukti.

Ia menambahkan bahwa klub seharusnya fokus pada pengembangan talenta akademi daripada membeli pemain jadi yang mahal. Hal ini menunjukkan ketergantungan United pada strategi transfer jangka pendek.

“Gagal, saya sangat setuju. Dia dibeli seharga 30 juta euro. Jujur, ketika saya bekerja di Blackburn dengan dana lebih rendah, saya bisa menemukan beberapa pemain setara level Dortmund, tapi tidak untuk 30 juta euro,” ujar Piotr Sadowski, dikutip Przeglad Sportowy.

“Sekarang mereka kekurangan pemain yang setelah meninggalkan akademi bisa menembus tim utama dan baru kemudian pergi. Contohnya Marcus Rashford atau Scott McTominay,” tambahnya.


Keputusan Melepas Alvaro Carreras Dinilai Salah

Aksi Alvaro Carreras dalam laga Real Madrid vs Marseille di Liga Champions 2025/2026, Rabu (17/9/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Sadowski menyoroti keputusan United melepas Alvaro Carreras ke Benfica dengan harga rendah. Carreras kemudian dibeli Real Madrid seharga €50 juta, menunjukkan potensinya yang besar.

Menurut mantan scout itu, Carreras adalah pemain kelas dunia yang memiliki peluang menjadi salah satu bek kiri terbaik di dunia. United kehilangan kesempatan besar dengan melepasnya terlalu cepat.

“Ambil contoh Alvaro Carreras. Dia datang ke United saat mungkin berusia 16 tahun. Anak yang pekerja keras dan ambisius, cepat belajar bahasa. Saya tahu karena bertemu dengannya secara pribadi,” kata Sadowski.

Lanjut Baca:

“Awalnya kariernya cukup baik. Dipinjamkan ke Preston dan mendapat ulasan bagus… United melepaskannya ke Benfica dengan biaya kecil. Carreras pemain kelas dunia. Baru-baru ini dia mencetak gol indah lawan Valencia di La Liga. Itu kesalahan besar bagi United untuk melepasnya,” tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya