Data Tak Bisa Bohong, Ini Bukti Manchester United Era Ruben Amorim Tunjukkan Progres Nyata

Manchester United di bawah Ruben Amorim tunjukkan progres signifikan. Data Opta membuktikan Setan Merah kini lebih sering unggul dalam pertandingan Premier League musim 2025/2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 November 2025, 23:02 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Ruben Amorim mulai memberikan sentuhan nyata di Manchester United. Meski perjalanan mereka di Premier League musim ini belum sepenuhnya mulus, data terbaru menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam performa tim.

Setan Merah kini lebih sering berada dalam posisi unggul selama pertandingan, sesuatu yang jarang terjadi musim lalu.

Berdasarkan data dari Opta, Manchester United telah menghabiskan lebih dari 496 menit dalam posisi unggul sepanjang 11 laga di Premier League musim 2025/2026.

Angka itu setara dengan 45 persen dari total waktu bermain mereka sejauh ini, lonjakan tajam dibanding musim lalu di bawah manajer yang sama.

Perbandingan ini menegaskan bahwa Amorim mulai berhasil menanamkan struktur permainan yang lebih solid dan ofensif di Old Trafford.

Menariknya, dari seluruh tim Premier League musim ini, hanya Manchester City yang mencatatkan waktu unggul lebih lama daripada MU.

Bahkan Arsenal, sang pemuncak klasemen sementara, tidak menghabiskan waktu sebanyak itu dalam posisi memimpin. Fakta ini menjadi bukti konkret bahwa MU kini mulai bermain lebih agresif dan efisien dalam menekan lawan.


Angka yang Bicara: MU Lebih Tajam dan Terstruktur

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, terpilih sebagai Manajer Terbaik Premier League edisi Oktober. (dok. Premier League)

Jika dibandingkan dengan musim sebelumnya, peningkatan MU di bawah Amorim sangat terasa. Pada musim 2024/2025, MU hanya mencatat 355 menit 40 detik dalam posisi unggul dari 27 pertandingan.

Namun, hanya dalam 11 laga musim ini, mereka sudah menembus angka 496 menit 5 detik. Angka ini menunjukkan perubahan pola permainan yang lebih progresif dan pengendalian pertandingan yang lebih baik.

Meski begitu, catatan ini belum sepenuhnya sempurna. MU masih kehilangan enam poin dari posisi menang musim ini, termasuk saat menghadapi Fulham, Nottingham Forest, dan Tottenham Hotspur.

Dalam dua laga terakhir, mereka bahkan harus puas berbagi angka setelah sempat memimpin terlebih dahulu. Namun, secara keseluruhan, tren permainan menunjukkan arah positif yang tidak bisa diabaikan.


Spesialis Bangkit, Bukan Sekadar Bertahan

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Ruben Amorim menyebut hasil imbang kontra Forest sebagai 'lima menit kegilaan', sementara laga melawan Tottenham menjadi alarm serius bagi lini belakangnya.

Amorim mengakui pergantian Casemiro dan Harry Maguire karena cedera menjadi titik balik yang membuat tim kehilangan kontrol pertandingan.

Meski kehilangan dua pilar utama, MU menunjukkan karakter baru: mampu bangkit dan menyelamatkan poin. Mereka tidak lagi pasif setelah kehilangan momentum, melainkan aktif mencari peluang untuk membalas.

Sumber: Opta/FotMob


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya