Manchester United Digugat Mantan Pemainnya Senilai Rp20 Miliar: Dituduh Gagal Tangani Cedera yang Bikin Karier Meredup

Axel Tuanzebe menggugat Manchester United sebesar Rp20 miliar karena dianggap gagal menangani cederanya dengan benar. Eks bek MU itu menilai kelalaian klub membuat kariernya terhambat.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 12 November 2025, 21:08 WIB
Pemain Istanbul Basaksehir, Demba Ba, duel udara dengan pemain Manchester United, Axel Tuanzebe, pada laga Liga Champions di Stadion Old Trafford, Rabu (25/11/2020). Setan Merah menang dengan skor 4-1. (AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali jadi sorotan, kali ini bukan karena performa mereka di lapangan, melainkan perkara hukum yang melibatkan mantan pemainnya, Axel Tuanzebe.

Bek berusia 27 tahun itu resmi mengajukan gugatan terhadap mantan klubnya dengan nilai mencapai lebih dari £1 juta atau sekitar Rp20 miliar.

Tuanzebe, yang kini memperkuat Burnley di Liga Inggris, menuduh United gagal memberikan penanganan medis yang tepat atas cederanya.

Tuanzebe mengklaim bahwa kelalaian tersebut membuatnya kehilangan banyak kesempatan tampil di level tertinggi dan memengaruhi penghasilannya sebagai pemain profesional.

Lulusan akademi United ini sejatinya sempat dianggap calon bintang lini belakang. Namun, kariernya tersendat karena cedera yang berkepanjangan.

Sejak debut pada 2015, ia hanya tampil 37 kali untuk Setan Merah di semua kompetisi sebelum akhirnya dilepas pada musim panas 2023.


Apa yang Dituntut Tuanzebe terhadap Manchester United

Axel Tuanzebe tak kunjung mendapatkan tempat reguler di Manchester United sejak didatangkan pada 2015 silam. Rentetan cedera menjadi faktor besar yang membuat kariernya meredup di Old Trafford. Ia pun pernah dipinjamkan ke Aston Villa dan Napoli belakangan ini. Tuanzebe tidak masuk dalam rencana Erik ten Hag pada musim ini. Mereka akan melepasnya pada bursa transfer musim dingin 2023 meski kontraknya tersisa enam bulan lagi. (AFP/Paul Ellis)

Detail gugatan Tuanzebe terhadap Manchester United, yang diajukan ke Pengadilan Tinggi pada Juli lalu, diungkap oleh Sky News.

Dalam berkas tersebut, Tuanzebe menyebut dirinya menderita cedera fraktur stres di tulang punggung bawah sejak Januari 2020, cedera yang menimbulkan rasa sakit signifikan dan akhirnya berkembang menjadi masalah kronis pada 2022.

"Rencana perawatan yang tepat, berdasarkan keseimbangan probabilitas, akan membuat penggugat terhindar dari rasa sakit dan ketidaknyamanan yang diuraikan di bawah ini dan akan membuatnya mampu bermain sepak bola profesional di level elit tanpa batasan atau hambatan," tulis gugatan tersebut.

Tuanzebe menilai staf medis United gagal memberinya dukungan spesialis yang memadai. Ia menuding klub tidak merujuknya ke konsultan eksternal yang seharusnya bisa membantu memulihkan cederanya.


Masih Bermain, tapi Tidak Sama Lagi

Duel Ryan Gravenberch (kanan) lawan Axel Tuanzebe di laga Burnley vs Liverpool di matchday 4 Premier League 2025/2026 di Turf Moor, Minggu (14/09/2025). (AP Photo/Jon Super).

Meski kini bermain untuk Burnley, Tuanzebe merasa dirinya tak lagi bisa tampil dengan kemampuan penuh. Dalam gugatan itu, disebutkan bahwa sang bek harus bermain dengan keterbatasan fisik akibat cedera lama yang tidak ditangani dengan benar oleh United.

Tim hukum Tuanzebe memperkirakan kerugian finansialnya bisa mencapai lebih dari Rp20 miliar, mencakup potensi kehilangan gaji, bonus, dan peluang kontrak jangka panjang. Manchester United sendiri menolak memberikan komentar resmi terkait gugatan ini.

Sumber: Sky Sport/FotMob


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya