Le Minerale Klarifikasi Asal Sumber Air: Murni dari Pegunungan, Teruji Secara Ilmiah

PT Tirta Fresindo Jaya, produsen air mineral Le Minerale, menegaskan kembali bahwa produk air minumnya bersumber dari air pegunungan terpilih, bukan dari air tanah seperti yang sempat beredar di sejumlah pemberitaan pasca Rapat Dengar Pendapat dengan DPR Komisi VII.

oleh nofie tessarDiterbitkan 12 November 2025, 11:39 WIB
Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI. ©Istimewa

Liputan6.com, Jakarta - PT Tirta Fresindo Jaya, produsen air mineral Le Minerale, menegaskan kembali bahwa produk air minumnya bersumber dari air pegunungan terpilih, bukan dari air tanah seperti yang sempat beredar di sejumlah pemberitaan pasca Rapat Dengar Pendapat dengan DPR Komisi VII.

Direktur External Affairs dan Regulatory Tirta Fresindo Jaya, Johan Muliawan, menekankan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat.

“Apa yang disampaikan beberapa media saat ini tidak seutuhnya. Pernyataan saya banyak dipotong. Saya kembali menegaskan bahwa Le Minerale bersumber dari air pegunungan. Yang namanya air pegunungan, yang terbaik adalah dari dalam gunung,” ujar Johan.

Sumber dari Pegunungan Vulkanik Terpilih

Johan menjelaskan, setiap tetes Le Minerale berasal dari sumber air pegunungan yang terlindungi secara alami.

“Sumber air kami dipastikan berasal dari pegunungan vulkanik terpilih yang kaya mineral di berbagai wilayah pegunungan Indonesia,” katanya.

Beberapa area yang menjadi sumber air Le Minerale antara lain Gunung Salak, Gunung Pangrango, Gunung Mandalawangi, Gunung Gede, dan Gunung Bromo, serta sejumlah pegunungan lainnya yang telah melalui proses seleksi dan verifikasi ketat.

Dapat Diverifikasi Lewat Kemasan

Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI. ©Istimewa

Keaslian sumber air Le Minerale bukan sekadar klaim. Johan menyebut konsumen dapat melihat bukti langsung di label kemasan produk.

“Le Minerale menjadi air minum dalam kemasan yang mencantumkan kandungan mineralnya secara jelas serta label air mineral pegunungan pada kemasan,” ujarnya.

Johan menambahkan, informasi tersebut tidak dapat dicantumkan sembarangan tanpa melalui verifikasi dan pengujian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Untuk mencantumkan label ini dibutuhkan bukti yang teruji. Hal ini menunjukkan komitmen Le Minerale dalam menciptakan produk berkualitas, dengan nilai keaslian dan kredibilitas ilmiah yang terukur,” jelas Johan.

Diuji Secara Ilmiah

Lebih jauh, Johan juga menuturkan bahwa keaslian sumber dan kandungan mineral alami Le Minerale dapat dibuktikan secara ilmiah melalui berbagai pengujian menyeluruh.

“Keaslian sumber dan kandungan mineral alami ini dibuktikan melalui serangkaian uji seperti analisis isotop, kajian geologi, geofisika, serta studi hidro-kimia,” tegasnya.

Uji ilmiah tersebut memastikan bahwa air Le Minerale benar-benar berasal dari sumber alami yang kaya mineral dan sesuai dengan karakteristik air pegunungan vulkanik di Indonesia.

Komitmen pada Keberlanjutan dan Kelestarian

Tak hanya memastikan kualitas dan keaslian produk, Le Minerale juga berkomitmen terhadap prinsip pengambilan air yang berkelanjutan. Perusahaan menjamin kelestarian sumber daya air dan ekosistem di sekitar area pegunungan tempat pengambilan dilakukan.

“Seluruh proses pengelolaan dilakukan secara higienis dan sesuai dengan izin resmi dari pemerintah, memastikan keamanan dan keberlanjutan dalam setiap tahap produksi,” pungkas Johan.

Melalui komitmen tersebut, Le Minerale ingin memastikan bahwa setiap botol yang sampai ke tangan konsumen bukan hanya segar dan menyehatkan, tetapi juga dihasilkan dengan menjaga keseimbangan alam dan tanggung jawab lingkungan.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya