Liputan6.com, Jakarta - Ford RMA Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat eksistensi di pasar otomotif Indonesia yang kian dinamis. Memasuki usia ke-25 tahun, brand asal Amerika Serikat di bawah naungan RMA Indonesia ini menitikberatkan langkahnya pada strategi produk dan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Tanah Air.
Sebagai tulang punggung bisnisnya, Ford mengandalkan sejumlah model unggulan yang sudah dikenal di pasar Indonesia. Mulai dari Ford Everest, Ford Ranger Raptor Ford Ranger XL, hingga Ford Mustang EcoBoost.
Advertisement
“Setiap model mengusung semangat yang sama, tapi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin dinamis,” ujar Roeloef Lamberts, Regional Director Ford RMA Indonesia.
Lamberts menambahkan, Ford ingin dikenal bukan hanya karena ketangguhan produknya, tetapi juga karena komitmennya terhadap pelanggan serta pengalaman kepemilikan yang berkelanjutan.
“Kami ingin Ford dikenal tidak hanya karena performanya, tapi juga karena dedikasi kami untuk selalu hadir dan menjadi mitra jangka panjang bagi konsumen,” jelasnya.
Sementara itu, Erik Pascanugraha, Sales Director RMA Indonesia, mengungkapkan bahwa Ford tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat jajaran produknya di masa mendatang.
Meski belum membeberkan detail produk baru yang akan hadir, Erik memastikan bahwa setiap peluncuran akan dilakukan dengan strategi yang matang dan tepat waktu.
“Untuk produk-produk ke depannya, yang pasti memang harus wait and see. Tunggu tanggal mainnya, dan yang pasti kita selalu meluncurkan produk di waktu yang tepat,” ujarnya.
Langkah Lanjutan Ford untuk Perkuat Jajarannya di Masa Depan
Erik juga menegaskan bahwa persaingan industri otomotif yang semakin ketat, termasuk dengan hadirnya merek-merek baru asal Tiongkok, menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi Ford untuk terus berinovasi.
“Kami sangat terbuka terhadap semua persaingan. Ujungnya selalu soal siapa yang bisa memberikan nilai tambah terbaik untuk konsumen,” tambahnya.
Selain memperkuat produk, Ford juga berupaya mempertegas posisi brand di segmen yang lebih premium. Menurut Erik, hal itu bisa dilihat dari kualitas, fitur, serta nilai yang ditawarkan setiap model Ford.
Namun, ia menegaskan bahwa positioning tersebut tetap akan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan karakter konsumen Indonesia.
Tak hanya dari sisi produk, Ford juga terus memperluas jaringan dealer serta layanan purna jualnya di Indonesia. Saat ini, Ford memiliki 33 dealer resmi yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Medan dan Pekanbaru.
Program Ford 360Care turut hadir sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan pelanggan, dengan jaminan hingga tiga tahun atau 60.000 kilometer.
Dengan kombinasi antara lini kendaraan yang kuat, strategi peluncuran yang terukur, serta layanan purna jual yang menyeluruh, Ford optimistis mampu mempertahankan posisinya di pasar Indonesia sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan di tahun-tahun mendatang.