1 Pemain Manchester United Dapat Durian Runtuh Gara-Gara Benjamin Sesko Cedera

Cederanya Benjamin Sesko membawa keuntungan buat satu pemain Manchester United, Joshua Zirkzee, yang tersisih di bawah asuhan Ruben Amorim.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 11 November 2025, 09:00 WIB
Benjamin Sesko dari Manchester United mengalami cedera saat membantu timnya menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Inggris. (Foto AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Cedera yang dialami rekrutan musim panas Manchester United, Benjamin Sesko, membawa keuntungan buat pemain lain. Laporan GiveMeSpot mengungkap penggawa buangan Joshua Zirkzee mendapat durian runtuh akibat kejadian ini sebab kariernya bisa jadi terselamatkan.

Sebagaimana diketahui, pesepak bola asal Belanda itu jarang mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan Ruben Amorim, terutama sejak hadirnya Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Sesko musim panas lalu.

Situs Transfermarkt mencatat pemuda berusia 24 tahun itu baru bermain selama 82 menit dalam 4 pertandingan bersama MU di Liga Inggris sejak awal kampanye 2025/2026.

Kabar yang beredar sebelumnya memperkirakan Joshua Zirkzee bakal cabut dari Old Trafford di Januari 2026.

Dia perlu mencari menit bermain di tempat lain agar berpeluang dipanggil oleh Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026 mendatang.


Cedera Sesko Pertanda Baik buat Zirkzee

Penyerang Manchester United asal Belanda bernomor punggung 11, Joshua Zirkzee (kanan), merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Everton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada tanggal 1 Desember 2024. (Darren Staples/AFP)

Namun dengan cederanya Benjamin Sesko, GiveMeSport menyebut karier Joshua Zirkzee di Manchester United bisa jadi terselamatkan.

Sang pemain kemungkinan bisa lebih sering dimainkan oleh Ruben Amorim lantaran eks penggawa Bologna itu akan menjadi satu-satunya pilihan tersisa dalam skaudnya.

Sesko sendiri sebenarnya juga tak selalu jadi starter di bawah asuhan Ruben Amorim. Namun, dia biasanya merupakan striker pilihan ketika pelatih Portugal ingin memanfaatkan penyerang tengah dalam sistemnya.

Jika Sesko menepi, Zirkzee berpeluang besar akan maju dalam kasta pemain pilihan tersebut. Kesempatan ini bisa sekaligus menjadi celah bagi Zirkzee membuktikan diri di hadapan sang pelatih.


Kondisi Benjamin Sesko

Penyerang Manchester United asal Slovenia, Benjamin Sesko (kiri) berebut bola dengan bek Liverpool asal Prancis, Ibrahima Konate saat pertandingan pekan ke-8 Liga Premier Inggris di Stadion Anfield, Liverpool pada Minggu 19 Oktober 2025. (PETER POWELL/AFP)

Sekadar informasi, cedera Benjamin Sesko terjadi saat membantu Manchester United menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Inggris, akhir pekan lalu.

Dia meninggalkan lapangan dengan tertatih-tatih saat menit-menit akhir pertandingan yang berakhir imbang 2-2, padahal baru masuk menggantikan Noussair Mazraoui di menit ke-59.

Ruben Amorim sampai cemas karena cedera terjadi di area lutut. Namun menurut laporan dari Slovenia, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada kerusakan besar pada lutut Sesko.


Tetap Ada Pemeriksaan Lanjutan

Martin Zubimendi dari Arsenal, kanan, menantang Benjamin Sesko dari Manchester United dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (Foto AP/Dave Thompson)

Terlepas dari itu, Benjamin Sesko tetap harus menjalani pemeriksaan lanjutan. Dia akan dipindai dengan MRI dalam beberapa hari ke depan.

Amorim sendiri sempat menyatakan pihaknya belum bisa tahu pasti soal kondisi Benjamin Sesko. Cedera lutut memang seringkali rumit, sehingga sulit untuk membuat kesimpulan dini.

“Saya tidak tahu pasti. Karena ini cedera lutut, kami tidak pernah bisa langsung menilai. Saya khawatir karena kami membutuhkan Ben untuk menjadi tim yang lebih baik,” ujar Amorim.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya