Liputan6.com, Jakarta Hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang Kota Sukabumi. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan parah di satu rumah warga di Gang Limus, Kampung Ciaul Pintuhek, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Indra Sandian (35), pemilik rumah, menceritakan angin kencang terjadi saat hujan deras pada Jumat (7/11) sore. Ia pun membagikan kondisi memprihatinkan tersebut melalui sosial media.
Advertisement
“Kejadiannya saat hujan angin, kerusakan kurang lebih 30 persen di bagian depan rumah,” jelas Indra dikonfirmasi Sabtu (8/11/2025).
Rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal bagi dua Kepala Keluarga (KK) yang dihuni total lima orang, termasuk ibu Indra yang sudah lanjut usia, serta istri dan dua anaknya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Saat kejadian, Indra sedang tidak berada di rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Saat kejadian, ibu, istri, dan anak saya ada di dalam rumah. Saya waktu itu sedang kerja. Alhamdulillah tidak ada yang terluka, hanya trauma saja,” ujar Indra.
Akibat rusaknya bagian depan rumah, keluarga Indra terpaksa mengungsi karena khawatir hujan deras dan angin kencang akan kembali terjadi.
Ibu Indra mengungsi ke rumah kerabatnya, sementara istri dan anak-anaknya tinggal sementara di rumah mertuanya.
“Rumah sementara kosong karena takut keadaan hujan terus begini,” tambahnya
Korban Rugi Puluhan Juta
Indra menaksir kerugian materiil mencapai angka sekitar Rp 40 juta, meliputi kerusakan pada bagian depan rumah dan beberapa perabotan yang ikut terdampak.
Sebagai korban, Indra sangat berharap adanya uluran tangan dari pihak terkait.
“Harapan saya ingin ada bantuan supaya rumah bisa lagi ditempati dan aman untuk keluarga, berhubung saya cuma punya rumah satu-satunya, dan saya juga sadar tidak bisa lama-lama mengungsi,” ungkapnya.