5 Laga Tanpa Kekalahan, Ruben Amorim Justru Bikin Pernyataan Mengejutkan: Manchester United Punya Banyak Masalah

MU memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan beruntun. MU menumbangkan Sunderland, Liverpool, dan Brighton, serta bermain imbang melawan Nottingham Forest dan Spurs

oleh Asad ArifinDiterbitkan 09 November 2025, 12:53 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United memang tengah menikmati laju tak terkalahkan, namun manajer Ruben Amorim menolak untuk terlena. Dia justru memberikan kritik pedas atas performa anak asuhnya.

Amorim menilai Setan Merah masih punya banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama setelah hasil imbang 2-2 melawan Tottenham pada pekan ke-11 Premier League 2025/2026, Sabtu (8/11) malam WIB.

Dalam laga di Tottenham Hotspur Stadium itu, MU sempat unggul, lalu tertinggal sebelum harus puas berbagi poin. Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan beruntun, setelah sebelumnya menumbangkan Sunderland, Liverpool, dan Brighton, serta bermain imbang melawan Nottingham Forest dan Spurs.

Namun, di balik catatan positif itu, Amorim tak segan menyoroti sisi gelap timnya. Ia menyebut performa United belum stabil, dan hasil akhir belum menggambarkan kualitas sebenarnya dari permainan mereka di lapangan.


Ruben Amorim: Kami Punya Banyak Masalah

Bryan Mbeumo (tengah) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspur setelah menerima umpan manis rekan setimnya di MU, Amad Diallo, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Amorim berbicara jujur usai pertandingan lawan Tottenham. Ia tidak bersembunyi di balik rentetan hasil baik yang didapat timnya untuk menutupi masalah yang terjadi.

“Kami punya banyak masalah. Kami baru di awal. Terkadang hasil menunjukkan kepada orang-orang bahwa kami sedang berkembang, tetapi masih banyak yang harus dilakukan,” kata Amorim dikutip dari BBC Sport.

Menurut Amorim, masalah utama United muncul dari kurangnya keseimbangan setelah kehilangan dua sosok senior: Casemiro dan Harry Maguire.

Casemiro akan absen karena cedera, sementara Maguire sedang menunggu kejelasan kontraknya yang akan habis di akhir musim. Keduanya merupakan pemain kunci dalam struktur bertahan United musim ini.


Kurangnya Agresivitas Pemain Manchester United

Penyerang Tottenham Hotspur asal Brasil #09, Richarlison (3 kiri), berebut dengan bek Manchester United asal Prancis #15, Leny Yoro (2 kiri), dan penyerang Manchester United asal Pantai Gading #16, Amad Diallo (tengah), dalam pertandingan Premier League Inggris antara Tottenham Hotspur dan Manchester United di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 8 November 2025. (Ben STANSALL/AFP)

MU telah kebobolan dua gol di masing-masing dari tiga pertandingan terakhir mereka, dan Amorim menilai hal itu bukan kebetulan. Amorim melihat situasi itu terjadi karena minimnya upaya pemain untuk memenangkan duel fisik.

“Kami tidak cukup agresif untuk memotong umpan silang,” manajer asal Portugal tersebut.

“Kami seharusnya bermain lebih baik, lebih agresif, dan merasakan atmosfer stadion. Tiga poin sudah ada, ruangnya juga ada, tapi kami merasa terlalu nyaman," tutup eks juru taktik Sporting CP tersebut.

Sumber: BBC Sport


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya