Film Siksa Kubur Raih Anugerah LSF 2025, Joko Anwar Puji Kebijakan Sensor Mandiri

Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 jadi momen emas bagi Joko Anwar dan Tia Hasibuan. Siksa Kubur menang kategori Film Bioskop 17+ Sensor Mandiri Terbaik.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 08 November 2025, 22:00 WIB
Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 jadi momen emas bagi Joko Anwar dan Tia Hasibuan. Siksa Kubur menang kategori Film Bioskop 17+ Sensor Mandiri Terbaik. (Foto: M. Altaf Jauhar)

Liputan6.com, Jakarta Malam puncak Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 menjadi momen istimewa bagi sutradara Joko Anwar dan produser Tia Hasibuan. Film mereka, Siksa Kubur, meraih penghargaan kategori Film Bioskop 17+ Sensor Mandiri Terbaik.

Sutradara yang akrab disapa Jokan itu mengungkap kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari acara tersebut. Menurutnya, ini mencerminkan iklim baru perfilman nasional. Ia memandang LSF kini telah bertransformasi menjadi mitra strategis bagi para pembuat film di Tanah Air.

"Kalau kita sebenarnya senang kita sekarang ada di sini di acara Anugerah Lembaga Sensor Film. Selama ini Lembaga Sensor Film itu sudah menjadi mitra di sinema kita," kata Joko Anwar usai menerima penghargaan Anugerah LSF 2025, di Studio 5 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).

Perubahan paling fundamental yang dirasakan para sineas adalah pergeseran dari sistem sensor yang bersifat direktif menjadi mandiri. Kebijakan sensor mandiri secara signifikan mengubah cara kerja dan menumbuhkan rasa kepemilikan yang lebih besar terhadap karya.

"Dulu sifatnya kita submit film terus disensor Lembaga Sensor Film. Sekarang kebijakannya sensor mandiri. Jadi mereka memberikan catatan dan terserah kita, kita mau dapat klasifikasi umur berapa, segala umur, 13 tahun ke atas, atau 17, 18 atau 21. Jadi enggak ada sifatnya seperti dulu yang mendikte, kita harus membuang bagian apa gitu, tapi membuat kita lebih merasa bertanggung jawab sebagai filmmaker," jelasnya.

 


Berekspresi Lebih Bebas Lagi

Anugerah Lembaga Sensor Film 2025 jadi momen emas bagi Joko Anwar dan Tia Hasibuan. Siksa Kubur menang kategori Film Bioskop 17+ Sensor Mandiri Terbaik. (Foto: M. Altaf Jauhar)

Pandangan serupa juga datang dari Tia Hasibuan. Ia mengamini kebijakan sensor mandiri memberi ruang kebebasan berekspresi yang lebih luas bagi para sineas.

"Sebenarnya sama, maksudnya dengan adanya si sensor mandiri ini akhirnya memberikan kita space untuk berekspresi lebih bebas lagi. Selama kita tahu dan bertanggung jawab. Selama kita melakukannya dengan bertanggung jawab dengan apa saja yang pengin kita sampaikan," urai Tia Hasibuan.

 


Sudah Jadi Kebiasaan

Poster film Siksa Kubur. (Foto: Dok. Twitter @bicaraboxoffice)

Lebih jauh, Tia Hasibuan mengungkap, praktik sensor mandiri sebenarnya bukan hal baru bagi rumah produksi mereka. Jauh sebelum kebijakan ini digulirkan, timnya telah terbiasa melakukan penyaringan internal.

"Memang sebelumnya, kita juga terbiasa. Di kami, sebelum kirim filmnya ke lembaga sensor, kita memang sudah jadi kebiasaan juga untuk menyensor sendiri dulu. Dari film-film kita yang sebelumnya juga selalu seperti itu," jelas Tia Hasibuan.

 


Kategori Film 17+ Sensor Mandiri Terbaik

Malam Anugerah Lembaga Sensor Film 2025, yang semula dijadwalkan pada Minggu, 7 September 2025, di Studio 5 Indosiar Jakarta, dijadwalkan ulang. (Foto: Dok. Instagram @lsf_ri)

Joko Anwar pun menyampaikan harapan besarnya bagi kemajuan industri kreatif di Indonesia. Ia melihat apa yang dilakukan LSF bisa menjadi contoh bagi lembaga lain untuk menerapkan pendekatan serupa.

"Kalau aku, ya memang aku bikin, kita bikin film. Mungkin intinya yang sangat paling relevan itu ya seperti ini. Sesuatu yang dilakukan oleh Lembaga Sensor Film. Mungkin bisa diikuti oleh lembaga-lembaga yang lain," ucap Joko Anwar.

Siksa Kubur menjadi salah satu film yang berhasil meraih penghargaan Anugerah LSF 2025. Di kategori Film 17+ Sensor Mandiri Terbaik, Siksa Kubur bersaing dengan film Bonnie dan Mungkin Kita Perlu Waktu.

infografis journal 5 Film Horor Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak. (LIputan6.com/Trie Yasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya