Matheus Cunha Akui Masih Sangat Jauh dari Level Eric Cantona, Berharap Ikuti Jejaknya di MU

Matheus Cunha mengusung ambisi besar sejak bergabung dengan Manchester United. Pemain asal Brasil itu menegaskan tekadnya untuk mengembalikan “masa kejayaan” Setan Merah, meski ia sadar jalan menuju status legenda klub masih panjang.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 08 November 2025, 18:46 WIB
Penyerang Manchester United asal Brasil #10, Matheus Cunha, merayakan gol pembuka yang membawa timnya unggul 1-0 dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Matheus Cunha mengusung ambisi besar sejak bergabung dengan Manchester United. Pemain asal Brasil itu menegaskan tekadnya untuk mengembalikan “masa kejayaan” Setan Merah, meski ia sadar jalan menuju status legenda klub masih panjang.

Didatangkan dari Wolverhampton dengan mahar mencapai £62,5 juta, Cunha mulai menunjukkan performa menjanjikan.

Namun, perbandingan dengan sosok ikonik seperti Eric Cantona dianggapnya masih terlalu dini.


Reaksi Matheus Cunha

Matheus Cunha dari Manchester United dalam pertandingan Premier League antara Manchester United dan Arsenal di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu, 17 Agustus 2025. (AP Photo/Dave Thompson)   

Dalam wawancara eksklusif bersama The Sun, Cunha tak menampik rasa bangganya ketika namanya dikaitkan dengan legenda Prancis tersebut, tetapi ia tetap menapaki kariernya dengan kerendahan hati.

“Wow, Cantona itu pemain luar biasa,” ujar Cunha.

“Saya masih harus melakukan banyak hal untuk bisa dibandingkan dengannya. Tapi jika orang melihat saya punya semangat yang sama untuk klub ini, saya anggap itu hal positif.”


Harapan Matheus Cunha

Aksi Matheus Cunha di laga Manchester United vs Everton di Premier League Summer Series 2025 di Mercedes-Benz Stadium, Senin (04/08/2025). (AP Photo/Colin Hubbard)

Cantona sendiri menjadi simbol kebangkitan Manchester United ketika datang dari Leeds pada November 1992. Ia membantu mengakhiri penantian 26 tahun klub tanpa gelar liga dan membuka era dominasi di bawah Sir Alex Ferguson, dengan torehan empat trofi Premier League dalam lima musim.

Cunha berharap bisa mengikuti jejak sang legenda, meski dengan caranya sendiri. “Saya baru di klub ini, dan segalanya terasa baru. Fokus saya hanya satu, membawa kembali hari-hari kejayaan Manchester United,” tegasnya.

Dengan semangat dan determinasi seperti itu, para penggemar United kini menaruh harapan besar bahwa Matheus Cunha bisa menjadi bagian dari kebangkitan klub menuju puncak kejayaan sepak bola Inggris dan Eropa.

Sumber: The Sun


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya