Kapolda Metro Jaya: Korban Luka-luka Ledakan di SMAN 72 Jakarta 54 Orang

Asep mengatakan, para korban yang menjalani perawatan ada di dua rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Islam Jakarta dan di Rumah Sakit YARSI.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 07 November 2025, 15:22 WIB
Ledakan terjadi di kawasan SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi hingga kini masih terus mendalami penyebab terjadi ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan jumlah korban sementara 54 orang yang mengalami luka-luka. 

“54 orang mungkin ada yang luka ringan, sedang dan ada yang sudah pulang,” ucap dia.

Asep mengatakan, para korban yang menjalani perawatan ada di dua rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Islam Jakarta dan di Rumah Sakit YARSI.  Dia mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk membuka posko untuk memudahkan orangtua korban. 

"Kita sudah buat dua pasko untuk keluarga korban yang ingin mencari innformasi keberadaan anak-anaknya yang mengalami luka luka,” kata Asep.  

 

Polisi Dalami Sumber Ledakan

Ledakan terjadi di kawasan SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). (Istimewa)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, ledakan terjadi di sekitar area masjid sekolah. Berdasarkan informasi awal, terdapat dua orang korban luka yang telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"Ada informasi dua korban dibawa ke rumah sakit. Ini masih didalami sumber ledakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim Gegana Polri saat ini tengah melakukan penyelidikan di lokasi untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya