Legenda Belanda Sindir Pemain Manchester United, Dinilai Salah Buat Keputusan hingga Hancurkan Karier Sendiri

Legenda Belanda Ruud Gullit menilai Joshua Zirkzee salah ambil keputusan dengan bergabung bersama Manchester United, sehingga menyulitkan sendir kariernya saat ini.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 08 November 2025, 17:00 WIB
Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, dicap salah ambil keputusan gara-gara pindah ke Old Trafford. (AFP/Darren Staples)

Liputan6.com, Jakarta - Mantan pemain legendaris Belanda, Ruud Gullit, menyindir kesalahan pemain Manchester United Joshua Zirkzee dalam mengambil keputusan terkait kariernya.

Pria yang juga pernah memperkuat klub Liga Inggris Chelsea itu menilai tak seharusnya Zirkzee bergabung dengan Setan Merah sebab langkah ini terbukti merusak kariernya sendiri.

Sebagai informasi, Zirkzee pertama kali direkrut MU dari klub Iatlia Bologna pada musim panas 2024. Transfernya kala itu dihargai 42,5 juta euro.

Sayangnya begitu bergabung dengan Setan Merah, pemuda Belanda berusia 24 tahun malah nampak kesulitan menemukan performa terbaiknya.

Di bawah asuhan Ruben Amorim, menit bermain Joshua Zirkzee kian menipis, sehingga mengancam peluangnya dipanggil ke Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026.

Situs Transfermarkt mencatat Zirkzee baru dimainkan selama 90 menit dalam lima pertandingan lintas ajang musim ini, tanpa sekali pun menjadi starter. Situasi tersebut membuat dia mulai ramai dikaitkan dengan pintu keluar Old Trafford jelang bursa transfer Januari 2026.


Ruud Gullit Sayangkan Keputusan Zirkzee

Joshua Zirkzee dari Bologna (kedua kiri) merayakan dengan rekan satu timnya setelah Vlad Chiriches dari Cremonese mencetak gol bunuh diri selama pertandingan lanjutan Liga Italia di Stadion Renato Dall'Ara di Bologna, Italia, Selasa (24/1/2023). Bologna bermain imbang atas Cremonese 1-1. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Bicara soal situasi Joshua Zirkzee di Manchester United saat ini, Ruud Gullit pun terang-terangan menilai sang penggawa membuat keputusan salah di masa lalu.

Hal itu berimplikasi pada kesulitan yang dia alami sendiri, padahal tadinya Zirkzee bermain sangat baik bersama Bologna.

"Saya rasa, dari sudut pandang saya, dia (Joshua Zirkzee) harusnya tetap di Italia karena dia benar-benar berjuang keras (kesulitan di MU)," ujar Gullit kepada Metro, dilansir Football Transfers.

"Dia bermain sangat baik untuk Bologna dan saya tadinya berharap dia akan pergi ke Milan. Saya berpikir begini ketika dia pergi ke Manchester United, bahwa itu adalah keputusan yang salah," imbuhnya.


Banyak Pemain Bersinar saat Lepas dari MU

Penyerang Bologna, Joshua Zirkzee, berebut bola dengan penyerang Inter Milan, Marcus Thuram, dalam laga giornata 28 Serie A Liga Italia di Renato Dall'Ara Stadium, Minggu (10/3/2024) dini hari WIB. Inter Milan menang 1-0 dalam laga ini. (Gabriel BOUYS / AFP)

Gullit pun menyarankan agar Joshua Zirkzee berupaya kembali ke Italia, setidaknya dengan status pinjaman, jika memungkinkan.

Pasalnya dia merasa, bagi kebanyakan pemain, pindah ke Manchester United memang menjadi langkah yang tidak tepat. Sebagian dari mereka malah bersinar ketika bergabung dengan klub Eropa lain.

"Bagi banyak pemain, pindah ke Manchester United menajdi keputusan yang salah. Siapa pun yang meninggalkan mereka (MU), bermain bagus di Eropa," kata Gullit lagi.

"Saya hanya berharap ada solusi untuk dia (Zirkzee). Kembali ke Italia dengan skema pinjaman jika bisa. Main saja sepak bola di sana. Dia pemain bagus. Tapi untuk sekarang, dia kesulitan di Manchester United," pungkasnya.


Ruben Amorim Bakal Lepas Zirkzee?

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Sebelumnya, pelatih Ruben Amorim sempat menyiratkan keberatan melepas Joshua Zirkzee dan sesama pemain terpinggir, Kobbie Mainoo, di Januari 2026 dengan berdalih masi butuh jasa kehadiran mereka untuk membawa kebangkitan bagi MU.

Sikap tersebut makin kuat menyusul kabar Bryan Mbeumo dan sejumlah pemain lain yang berpotensi cabut sementara untuk menjalankan tugas negara di Piala Afrika akhir tahun ini.

Menurut laporan Mirror, Setan Merah enggan kehilangan pemain lain selama musim dingin. Mereka akan menolak memberikan izin buat penggawa yang hendak cabut sebab MU harus mempersiapkan diri ditinggal sejumlah amunisinya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya