Chelsea Tetap Percaya pada Enzo Maresca Meski Gagal Menang di Liga Champions

Manajemen Chelsea memberikan dukungan penuh kepada Enzo Maresca meski timnya hanya mampu bermain imbang melawan Qarabag dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 07 November 2025, 14:19 WIB
Reaksi pelatih Chelsea saat melawan Qarabag di Liga Champions, Kamis 6 November 2025. (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta Manajemen Chelsea memberikan dukungan penuh kepada Enzo Maresca meski timnya hanya mampu bermain imbang melawan Qarabag dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB.

Pelatih asal Italia itu melakukan rotasi besar-besaran dalam laga tersebut, dan keputusan itu ternyata mendapat restu langsung dari petinggi klub.

Dalam pertandingan yang berakhir 2-2 itu, Chelsea sempat unggul lebih dulu sebelum kemudian tertinggal dari wakil Azerbaijan. Alejandro Garnacho akhirnya menyelamatkan The Blues lewat gol penyama kedudukan di babak kedua.

Meski hasil tersebut mengecewakan sebagian fans, manajemen klub menegaskan bahwa strategi rotasi pemain Maresca merupakan bagian dari rencana jangka panjang tim.


Kebijakan Maresca

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge, London, Senin dini hari WIB (16-12-2024). (Ben STANSALL/AFP)

Sepanjang musim ini, Chelsea telah melakukan 85 pergantian pemain dalam starting line-up, lebih banyak dibandingkan Liverpool (69) dan Arsenal (67). Sebagian perubahan dilakukan karena cedera atau skorsing, namun sebagian besar merupakan keputusan taktis dari sang pelatih.

Kebijakan ini disetujui oleh seluruh elemen klub, mulai dari pemilik, direktur olahraga, hingga staf kepelatihan. Mereka menilai rotasi penting dilakukan untuk menjaga kebugaran pemain menghadapi jadwal padat.

Setelah jeda internasional, The Blues dijadwalkan menjalani 11 laga di semua ajang hanya dalam waktu empat setengah minggu sebelum akhir 2025.


Situasi Maresca di Chelsea

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, berjalan memasuki lapangan jelang final Piala Dunia Antarklub melawan PSG di East Rutherford, New Jersey, Senin, 14 Juli 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Meski performa tim belum stabil dengan Chelsea saat ini duduk di posisi ketujuh Premier League dan ke-12 di fase grup Liga Champions, Maresca tidak berada di bawah tekanan.

Pihak klub masih yakin mantan pelatih Leicester City itu akan membawa kesuksesan baru di Stamford Bridge, terlebih setelah musim lalu berhasil mempersembahkan trofi UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.


Jawaban Maresca

Pelatih kepala Chelsea asal Italia, Enzo Maresca, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Fulham dan Chelsea di Craven Cottage di London pada tanggal 20 April 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Menanggapi kritik soal rotasi besar-besaran, Maresca menegaskan bahwa semua keputusan diambil berdasarkan kondisi fisik pemain. “Kami sengaja mengistirahatkan Enzo [Fernandez], Moises [Caicedo], dan Malo [Gusto] karena mereka tidak bisa tampil setiap tiga hari. Mereka masih perlu pemulihan dari musim lalu, terutama setelah Piala Dunia Antarklub,” ujarnya.

Maresca menambahkan, rotasi biasanya tidak menjadi sorotan ketika tim meraih kemenangan. “Saat menang, orang tidak banyak bicara. Tapi ketika kami gagal menang, semua langsung menyorot rotasi. Yang terpenting sekarang adalah memulihkan energi dan bersiap lagi untuk laga berikutnya,” katanya.

Chelsea akan menghadapi Wolverhampton pada Sabtu (8/11) sebelum jeda internasional. Setelah itu, mereka akan kembali menjalani periode super sibuk di akhir November dengan tiga pertandingan dalam delapan hari.

Sumber: Mirror


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya