Sam Smith Blak-blakan Ungkap Jalani Liposuction di Usia 13 Tahun, Berakhir dengan Mimpi Buruk

Lantas bagaimana reaksi orang tua Sam Smith begitu tahu anaknya ingin menjalani prosedur ini di usia yang begitu muda?

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 10 November 2025, 10:00 WIB
Sam Smith dalam MET Gala 2025. (Dia Dipasupil / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta Sam Smith kini memang tampak begitu nyaman dengan penampilan dirinya, tapi ia mengalami hal sebaliknya di usia dini. Ia mengalami krisis rasa percaya diri karena bullying akibaat penampilannya, yang membuatnya menjalani prosedur sedot lemak alias liposuction

Dilansir dari People, Jumat (7/11/2025), hal ini ia ungkapkan secara blak-blakan dalam podcast Podcrushed episode terbaru yang dipandu oleh Penn Badgley.  

"Bagiku, selalu tentang berat badan," kata Sam Smith, mengenai pergulatan masa remaja yang ia hadapi. Pelantun "Unholy" ini menambahkan, "Waktu aku kecil, berat badan adalah hal tersulit yang tersulit di sekolah, dan anehnya, sepertinya hal ini yang membuatku paling sering kena ejek."

Salah satu efek berat badan yang ia alami, adalah pertumbuhan dadanya, yang membuatnya menjalani sedot lemak.  

"Aku menjalani operasi dada saat berusia 13 tahun karena dadaku terus membesar," tuturnya. Ia melanjutkan, "Ada berbagai macam alasan, tetapi yang utama adalah karena aku selalu diejek. Aku tak bisa berenang di sekolah, dan ganti baju di ruang ganti itu menyebalkan. Jadi, aku menjalani sedot lemak saat berusia 13 tahun."


Operasi Sam Smith Tak Begitu Berhasil

Sam Smith berpose pada karpet merah Brit Awards 2023 di London, Sabtu (11/2/2023). Penyanyi 30 tahun ini masuk untuk kategori Song of The Year untuk Lagu Unholy dan Best Pop/R&B Act. (Photo by ISABEL INFANTES / AFP)

Lantas bagaimana reaksi orang tua Sam Smith begitu tahu anaknya ingin menjalani prosedur ini di usia yang begitu muda?

"Mereka sangat mendukung... Mereka sangat mendukung semuanya karena mereka melihat betapa kondisi ini  melumpuhkan segala yang ada dalam diriku," kata Sam Smith.

Namun pada akhirnya pria 33 tahun ini menyebut prosedut pada akhirnya menjadi mimpi buruk baginya. Ia menjelaskan mesti mengenakan perban yang seharusnya dipakai selama sebulan tapi ujung-ujungnya ia kenakan selama hampir setahun. Di sisi lain, operasinya ini juga tak memiliki efek jangka panjang, karena ia memiliki pola makan yang kurang baik. 

"Operasinya enggak begitu berhasil, karena aku begitu suka pada makanan," kata dia.

 


Sam Smith dan Body Dysmorphia

Sam Smith sendiri memang punya hubungan rumit dengan tubuhnya. Ia merasa pernah mengalami body dysmorphia, yaitu gangguan kecemasan berlebihan atas penampilan fisiknya. 

"Aku selalu mengalami dismorfik tubuh. Ketika aku mulai mengatasinya, aku mulai memperhatikan genderku dan menyadari bahwa aku terlalu terpaku pada idealisme tentang bagaimana seharusnya penampilan seorang pria," kata dia kepada Times pada 2020 lalu. 

Saat itu ia juga merasa memiliki paha dan dada layaknya seorang perempuan. "Ini membangkitkan pemikiran yang selalu tersimpan di balik pikiranku," kata dia. 

 


Sam Smith dan Identitas Gender Non-Biner

Seperti diketahui sebelumnya, pada 2019 lalu Sam Smith mengumumkan identitas gendernya. "Setelah seumur hidup berperang dengan genderku aku memutuskan untuk merangkul diriku seutuhnya, luar dan dalam," tulis Sam Smith dalam unggahan Instagram miliknya pada 13 September 2019.

 Ia merasa dirinya bukanlah pria atau wanita, melainkan non-biner. "Aku terapung di antara [keduanya]," tuturnya kala itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya