Bintang NBA Geram Juventus Lepas Dean Huijsen dengan Harga Murah

Bintang NBA Nikola Vucevic kecewa berat dengan keputusan Juventus menjual Dean Huijsen yang kini bersinar di Real Madrid. Ia juga menyoroti pergantian pelatih yang terlalu sering dan berharap Luciano Spalletti membawa perubahan positif.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 November 2025, 10:55 WIB
Pemain Real Madrid, Dean Huijsen, beraksi dalam pertandingan La Liga Spanyol melawan Villarreal di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Bintang NBA asal Montenegro, Nikola Vucevic, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan transfer Juventus yang dianggapnya tidak masuk akal. Pemain Chicago Bulls itu dikenal sebagai penggemar berat Bianconeri dan kerap mengikuti perkembangan klub secara dekat.

Vucevic menyoroti keputusan Juventus melepas Dean Huijsen ke Bournemouth pada 2024 dengan harga €15 juta, yang setahun kemudian justru dijual Real Madrid seharga €50 juta. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk manajemen yang tidak berpikir panjang.

Selain menyinggung penjualan pemain muda, Vucevic juga membahas pergantian pelatih yang terlalu sering di tubuh Juventus. Menurutnya, kebijakan tersebut membuat klub kehilangan arah dan konsistensi permainan.

Pemain berusia 35 tahun itu berharap kedatangan pelatih baru, Luciano Spalletti, bisa membawa stabilitas di tim. Ia tetap optimistis Juventus dapat kembali ke level tertinggi jika manajemen mulai berpikir lebih strategis.


Kritik Terhadap Keputusan Juventus

Aksi Dean Huijsen saat membela Real Madrid melawan Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025, Kamis (19/06/2025). (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Nikola Vucevic tak menutupi kekecewaannya terhadap kebijakan transfer Juventus. Ia merasa manajemen klub terlalu mudah melepas pemain muda potensial demi keuntungan jangka pendek.

Huijsen menjadi contoh nyata bagaimana Juventus gagal mempertahankan talenta akademinya. Padahal, sang bek muda kini bersinar bersama Real Madrid dan dianggap sebagai salah satu bek muda terbaik dunia.

“Yang paling membuat saya kecewa sebagai penggemar sejati adalah pengorbanan terhadap begitu banyak pemain muda hebat,” ujar Vucevic kepada La Gazzetta dello Sport.

“Saya menganggap penjualan Dean Huijsen seharga €15 juta benar-benar absurd. Sekarang dia tampil luar biasa di Real Madrid dan dianggap sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia,” tambahnya.


Tentang Pergantian Pelatih dan Konsistensi

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Vucevic juga mengomentari seringnya pergantian pelatih di Juventus yang menurutnya berimbas pada performa tim. Ia menilai klub kehilangan stabilitas karena tidak memberi waktu cukup bagi pelatih untuk menerapkan ide mereka.

Ia menilai pemecatan Igor Tudor sebenarnya terlalu tergesa-gesa. Pelatih asal Kroasia itu dianggap sudah membawa energi positif sejak awal masa jabatannya.

“Juventus memiliki standar tertentu. Kita tahu betul bahwa jika hasil tidak datang, perubahan akan dilakukan,” ucap Vucevic.

Lanjut Baca:

“Spalletti tentu pelatih berpengalaman, dan saya pikir dia bisa berhasil. Tapi saya merasa kasihan pada Igor karena dia memberikan dorongan yang tepat dan membawa tim ke Liga Champions di akhir musim,” ujarnya lagi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya