Geliat Sepak Bola Putri di Solo, Semakin Banyak yang Tertarik

Jumlah peserta kompetisi sepak bola putri usia dini di Solo meningkat pesat dibanding edisi tahun lalu.

oleh ThomasDiterbitkan 06 November 2025, 22:32 WIB
Keseruan MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026

Liputan6.com, Jakarta- emakin diminati di Solo, Jawa Tengah. Hal ini terlihat di MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026 yang mengalami lonjakan jumlah peserta. Selain itu juga lahir juara baru di sektor KU 12.

SD Kristen Manahan Surakarta berhasil menjadi kampiun usai mengalahkan MIN 9 Sragen dalam pertandingan bertensi tinggi dengan skor 4-1. Sementara itu, tim KU 10 SD Al Azhar Syifa Budi akhirnya kembali mengunci posisi podium tertinggi usai menang tipis atas SD Cemara Dua dengan skor akhir 3-2.

Gelaran MLSC Solo Seri 1 2025-2026 yang diadakan pada 28 Oktober hingga 2 November 2025 diikuti oleh 1.736 siswi dari 92 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dalam turnamen sepak bola putri usia dini yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut, mereka terbagi ke dalam 64 tim KU 10 dan 99 tim KU 12.

Jumlah peserta MLSC Solo Seri 1 2025-2026 meningkat dibanding seri-seri sebelumnya. Sejak penyelenggaraan pertama pada Seri 1 2024 pada bulan Juli tahun lalu, tercatat 389 siswi ambil bagian.

Selanjutnya, pada MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2024 di bulan Oktober 2024, jumlah peserta mencapai 830 siswi. Kemudian partisipasi kembali mengalami peningkatan menjadi 1.016 siswi kala MilkLife Soccer Challenge Solo 2025 digelar pada bulan Mei lalu.


Tren Positif di Solo

Podium juara MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026

Head Coach MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann menyambut gembira tren positif peningkatan jumlah peserta yang selaras dengan kualitas yang ditunjukkan. Timo menyebut hal ini merupakan bentuk ambisi yang besar dari para putri untuk menjadi calon pesepakbola handal Indonesia di masa depan.

“Saya melihat sekarang sekolah-sekolah banyak yang lebih serius untuk pembinaan termasuk menyiapkan diri dalam turnamen ini sehingga bisa kita lihat cara permainannya sudah berkembang. Dari Solo juga sudah banyak para pemain putri yang berlatih di SSB untuk mengasah kemampuan mereka di samping konsisten latihan di lingkungan sekolah. Saya mengapresiasi impian mereka untuk memperkuat timnas putri yang sekarang ada contoh nyatanya. itu merupakan hal positif yang membuat para putri makin semangat berlatih,” kata Coach Timo.

Lanjut Baca:

Senada, Head Coach MilkLife Soccer Challenge Solo, Maya Susmita mengakui menaikkan standar penilaian tim Talent Scouting untuk mencari penggawa All Stars Solo untuk bertanding di Kudus pertengahan 2026 mendatang. Sebelumnya, pada gelaran MilkLife Soccer Challenge All Stars 2025 yang berlangsung pada Januari lalu, tim besutan Coach Maya mampu meraih posisi runner up. Untuk itu, perlu peningkatan kualitas pemain untuk bisa memboyong piala bergengsi tingkat nasional tersebut. “Banyak sekali yang ingin masuk All Stars Solo, tetapi mereka harus berjuang lebih keras lagi karena masih ada seleksi. Kami menargetkan untuk bisa masuk final lagi di MilkLife Soccer Challenge All Stars sehingga yang kami pilih untuk ikut Extra Training harus memiliki kualitas yang lebih baik dari pemain All Stars Solo kemarin. Bagi putri yang terpilih, kami memberikan kebebasan untuk mengikuti SSB atau kelas privat demi mengasah kemampuan dan menambah motivasi dalam menggeluti dunia sepak bola,” ucap Coach Maya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya