Sentuhan Magis Massimiliano Allegri: Tanda Awal AC Milan Bakal Tampil Kompetitif

10 pekan Serie A 2025/2026 berjalan, Rossoneri duduk manis di peringkat ketiga dengan 21 poin, hanya terpaut satu angka dari Napoli di puncak klasemen.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 06 November 2025, 20:31 WIB
AC Milan kembali gagal meraih kemenangan di Serie A setelah ditahan Atalanta pada pekan kesembilan. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan timnya seharusnya bisa lebih tajam dalam penyelesaian akhir jika ingin memetik tiga poin. (Spada/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Aura kebangkitan terasa nyata di San Siro. Setelah musim lalu terpuruk hingga finis di posisi kedelapan, AC Milan kini kembali menunjukkan taringnya di bawah sentuhan dingin Massimiliano Allegri.

Sepuluh pekan Serie A 2025/2026 berjalan, Rossoneri duduk manis di peringkat ketiga dengan 21 poin, hanya terpaut satu angka dari Napoli di puncak klasemen.

Keberhasilan ini bukan kebetulan. Allegri datang dengan membawa kembali identitas lama Milan: organisasi pertahanan yang kokoh, transisi cepat, dan permainan efisien.

Hasilnya, Milan baru kebobolan tujuh gol sejauh musim ini, hanya kalah dari Roma (5) dan Como (6). Ketegasan dan disiplin yang menjadi ciri khas Allegri membuat Milan tampak seperti mesin yang berjalan dengan presisi.

Kini, Milan tidak hanya kembali bersaing di papan atas, tetapi juga memancarkan aura tim juara. Dari ruang ganti hingga tribun San Siro, kepercayaan diri itu terasa mengalir. Ini adalah tanda awal Milan akan tampil kompetitif.


Allegri dan Fondasi Pertahanan yang Kuat

Massimiliano Allegri di laga Juventus vs AC Milan di pekan ke enam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (06/10/2025). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Massimiliano Allegri bukan sosok asing bagi Milanisti. Ketika pertama kali datang pada 2010, ia langsung membawa Milan meraih Scudetto di musim debutnya dan menambah koleksi dengan gelar Supercoppa di awal musim berikutnya.

Kini, 15 tahun berselang, sentuhan magis itu tampaknya kembali terasa. Milan di bawah Allegri menampilkan permainan yang solid di belakang, dengan keseimbangan antara disiplin dan fleksibilitas.

Satu-satunya kekalahan terjadi di pekan pembuka melawan Cremonese, namun setelah itu Milan tak terbendung: enam kemenangan dan tiga hasil imbang dari sembilan laga berikutnya.

Pertahanan kokoh dan efektivitas dalam menyerang membuat Rossoneri terlihat seperti tim yang tahu persis bagaimana memenangkan pertandingan besar.


Kemenangan atas Roma, Bukti Milan Siap Kembali Berkuasa

Kiper AC Milan, Mike Maignan (kiri), merayakan kemenangan atas AS Roma bersama rekan setimnya dalam lanjutan Liga Italia di San Siro, Italia, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Kemenangan 2-1 atas Napoli memang menjadi sorotan, tetapi laga melawan Roma akhir pekan lalu menegaskan bahwa Milan kini berada di jalur yang benar.

Pertandingan itu bukan sekadar soal tiga poin, melainkan soal mentalitas baru: Milan yang tidak mudah goyah dan tahu bagaimana bertahan hidup dalam tekanan.

Setelah sepuluh laga, Milan hanya terpaut satu poin dari Napoli di puncak klasemen. Rasa percaya diri kembali ke San Siro, dan jika konsistensi ini terjaga, Massimiliano Allegri berpeluang besar menulis babak baru dalam sejarah Rossoneri.

Sumber: FotMob


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya