Nyaris Kalahkan Barcelona, Pelatih Club Brugge Tetap Puas!

Pelatih Club Brugge, Nicky Hayen menilai timnya tampil apik saat berhadapan dengan Barcelona.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 06 November 2025, 11:51 WIB
Pemain Club Brugge, Hans Vanaken, berebut bola dengan pemain Bayern Munchen, Lennart Karl, dalam pertandingan Liga Champions antara Bayern Munchen dan Club Brugge di Munich, Jerman, Rabu, 22 Oktober 2025. (Sven Hoppe/dpa via AP)

Liputan6.com, Jakarta Manajer Club Brugge, Nicky Hayen mengomentari hasi imbang yang didapatkan timnya melawan Barcelona. Ia mengaku puas dengan hasil imbang itu, meski timnya nyaris mengalahkan Barcelona.

Dini hari tadi, Club Brugge kedatangan tamu spesial. Mereka menjamu wakil Spanyol, Barcelona di pertandingan keempat league phase Liga Champions musim 2025/2026.

Pertandingan sengit ini berakhir tanpa pemenang. Pasalnya laga ini berakhir dengan skor sama kuat 3-3, sehingga Barcelona dan Club Brugge harus berbagai poin di laga ini.

Club Brugge sendiri nyaris menang di laga ini andai gol Romeo Vermant di penghujung laga tidak dianulir wasit. Meski begitu, Hayen mengaku puas dengan hasil imbang ini.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.


Hasil yang Bagus

A thrilling Champions League match between Club Brugge and Barcelona ended in a 3-3 draw, highlighted by a brilliant performance from Lamine Yamal and tense VAR drama.

Diwawancarai UEFA seusai pertandingan, Hayen mengaku puas dengan hasil imbang 3-3 melawan Barcelona ini. Kendati sebenarnya timnya bisa menang dengan skor 4-3 atas juara bertahan La Liga itu.

Ia menilai tidak mudah bagi tim manapun untuk mencetak tiga gol ke gawang Barcelona. Jadi ia menilai apa yang telah dilakukan Club Brugge itu sesuatu yang luar biasa.

"Ketika tim anda bisa mencetak tiga gol ke gawang Barcelona, maka anda bisa merasa senang dengan penampilan tim anda," ujar Hayen.


Bukan Kebetulan

Bek Barcelona, Ronald Araujo da Silva (atas) menyundul bola di atas gelandang Club Brugge, Hans Vanaken selama pertandingan sepak bola fase hari ke-4 Liga Champions UEFA antara Club Brugge dan FC Barcelona di stadion Jan Breydelstadion, di Bruges, pada 5 November 2025. (NIKOLAS TUCAT / AFP)

Lebih lanjut, Hayen menyebut bukan kebetulan timnya bisa tiga kali membobol gawang Barcelona. Ia mengaku sudah mempelajari permainan El Blaugrana dan ia menemukan celah bagi timnya untuk membobol gawang sang tamu.

"Saya menyiapkan taktik di mana saya tahu kami bisa mendapatkan poin melawan Barcelona. Barcelona adalah tim yang selalu mendominasi penguasaan bola 60-70% setiap pertandingan," sambung Hayen.

"Mereka sangat berbahaya dalam counterpress dan pressing tinggi mereka, mereka bisa melukai siapapun. Karena gaya bermain ini, ada ruang tercipta di tim mereka dan kami berhasil memanfaatkan itu dan bisa mencetak tiga gol," pungkasnya.


Tertahan di Bawah

Gelandang Club Brugge asal Belgia #20, Hans Vanaken (2R), merayakan gol ketiga timnya bersama rekan satu timnya dalam pertandingan putaran pertama Liga Champions UEFA antara Club Brugge dan AS Monaco di Stadion Jan Breydel, Bruges, Jumat (19-9-2025) (JOHN THYS/AFP)

Berkat hasil imbang ini, Club Brugge tertahan di peringkat 22 klasemen sementara League Phase Liga Champions dengan raihan empat poin dari empat laga.

Sementara Barcelona bertengger di peringkat ke-11 dengna mengoleksi tujuh poin dari empat laga.

Sumber: UEFA

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya