Liputan6.com, Jakarta Kemenangan Liverpool atas Real Madrid (1-0) di Liga Champions kembali menghadirkan atmosfer klasik Anfield yang penuh energi. Satu gol dari Alexis Mac Allister menjadi penentu dalam laga yang terasa lebih dari sekadar tiga poin.
Selain menjadi momen penting dalam perjalanan musim ini, kemenangan tersebut juga tiba hanya sepekan setelah Liverpool sempat dicap sedang berada dalam krisis. Momentum yang sempat goyah kini tampak kembali stabil dengan dua kemenangan beruntun.
Advertisement
Di sisi lain, performa Real Madrid menuai sorotan tajam dari media Spanyol. Sebagian besar laporan menyebut bahwa Los Blancos tampil jauh di bawah standar, meski ada satu nama pemain Liverpool yang bagi mereka tidak tampil menonjol.
Media Spanyol Puji Dominasi Liverpool
Media seperti Mundo Deportivo menilai Liverpool tampil jauh lebih unggul, baik secara fisik maupun taktik. Mereka menyoroti bagaimana Ryan Gravenberch mampu menguasai lini tengah, sementara Virgil van Dijk dan Conor Bradley menjaga pertahanan dengan kokoh.
Kemenangan ini juga dinilai sebagai hasil yang layak. Bahkan, Mundo Deportivo menggambarkan tekanan yang diberikan Liverpool sebagai mimpi buruk bagi para pemain Real Madrid, terutama bagi Vinicius yang kesulitan mencari ruang.
Di sisi lain, Marca menulis bahwa Real Madrid tampak seperti hanya mengincar hasil imbang. Mereka menyebut bahwa kekalahan ini tidak memalukan, tetapi penampilan tersebut tetap meninggalkan kekecewaan bagi para pendukung Los Blancos.
Kritik Terhadap Florian Wirtz
Meski Liverpool tampil solid secara keseluruhan, AS Diario memberikan catatan khusus kepada Florian Wirtz. Media tersebut menyebut sang pemain sayap “hampir tidak terlihat” meski tampil sejak menit awal.
Wirtz sebenarnya mencatat lima umpan kunci dan nyaris mencatat assist sebelum peluang tersebut digagalkan Thibaut Courtois. Ia juga menjadi pemain dengan jarak tempuh lari terjauh di laga ini, mencapai 11,37 kilometer.
Namun, AS tetap menilai bahwa Wirtz menjadi satu-satunya titik lemah performa kolektif Liverpool pada malam itu. Dalam laporan mereka disebutkan bahwa Liverpool tampil dengan pernyataan tegas, sementara Wirtz dinilai tidak memberi dampak yang sebanding dengan rekan setimnya.