Aktivis Muda Brigitta Gunawan Pakai Teknologi VR untuk Edukasi Konservasi Laut

Aktivis muda Brigitta Gunawan mengembangkan inisiatif seperti Diverseas, yang memanfaatkan virtual reality (VR) untuk menghadirkan pengalaman edukasi 360° terkait konservasi laut.

oleh IskandarDiterbitkan 05 November 2025, 18:00 WIB
Pendiri 30x30 Indonesia dan Diverseas, Brigitta Gunawan. Credit: Samsung Electronics

Liputan6.com, Jakarta - Kolaborasi berkelanjutan antara Samsung dan United Nations Development Programme (UNDP) kembali menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung inovasi bermakna yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga kelestarian Bumi.

Melalui inisiatif global Generation17 yang diluncurkan sejak 2020, kemitraan ini secara aktif memberdayakan para Pemimpin Muda (Young Leaders) di seluruh dunia untuk mengakselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Global Goals.

Tahun ini, Samsung memperkenalkan lima pemimpin muda baru sebagai cohort Generation17, salah satunya adalah Brigitta Gunawan, aktivis lingkungan asal Indonesia yang berfokus pada konservasi dan literasi kelautan.

"Kami meyakini inovasi harus mendorong perubahan positif. Kami bangga dapat mendukung Brigitta dan cohort Generation17 dengan menyediakan perangkat seperti Galaxy S25 Ultra yang menjadi studio lengkap bagi Brigitta di lapangan," ujar Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, Bagus Erlangga, dikutip Rabu (5/11/2025).

Perangkat ini, lanjut Bagus, membantu Brigitta memperluas misinya dan membawa literasi seputar laut ke khalayak yang lebih luas, menjadi pengingat kuat akan pentingnya pelestarian laut.

Melalui Yayasan Permata Biru Hayati, Brigitta mengembangkan inisiatif seperti Diverseas, yang memanfaatkan teknologi virtual reality (VR) untuk menghadirkan pengalaman edukasi 360° yang imersif.

Inisiatif ini memungkinkan siswa dan komunitas menjelajahi kehidupan bawah laut secara virtual, memperdalam pemahaman mereka tentang pentingnya ekosistem laut.

"Pengalaman snorkeling pertama yang melihat langsung keindahan terumbu karang menyadarkan saya bahwa mindset pelestarian lingkungan kita harus bergeser dari ‘one day’ menjadi ‘day one’," tutur Brigitta.

 

Inovasi Teknologi Dorong Kesadaran Konservasi Laut

Semangat konservasi laut Brigitta dimulai sejak usia muda. Pada usia 17 tahun, ia mendirikan 30x30 Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada edukasi lingkungan dan pengalaman konservasi laut langsung.

Gerakan ini sejalan dengan target global untuk melindungi 30% daratan dan lautan dunia pada tahun 2030, serta komitmen Indonesia untuk mengonservasi 30% wilayah laut nasional pada 2045.

Brigitta menekankan, keterlibatan aktif komunitas, khususnya generasi muda, adalah kunci untuk mencapai target SDGs dan iklim.

 

 

Membuat Konten Powerful

Untuk menciptakan perubahan, Brigitta percaya bahwa kesadaran muncul saat publik melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Karena itu, ia berupaya mengabadikan ekosistem laut dengan konten powerful yang meningkatkan kesadaran emosional masyarakat terhadap kelestarian laut. Dalam misinya, ia mengandalkan rangkaian perangkat Samsung Galaxy.

Samsung Galaxy S25 menjadi komponen kunci dalam operasional Diverseas, dipasangkan pada headset VR untuk menghadirkan pengalaman visual konservasi berkualitas tinggi.

Selain itu, Brigitta juga menggunakan Galaxy Watch untuk menjaga keseimbangan hidupnya di tengah kesibukan, dengan fitur-fitur seperti Running Coach dan pemantauan kesehatan. 

 

 

Generation17 Perluas Dampak Global

Terpilih sebagai anggota Generation17 tidak hanya memberdayakan Brigitta secara teknologi, tetapi juga memberikannya akses ke jejaring global para ahli lintas bidang (lingkungan, bisnis, teknologi) dan koneksi dengan organisasi advokasi dunia seperti PBB.

"Masa depan keberlanjutan lingkungan ditentukan oleh akses teknologi yang merata. Melalui kolaborasi dengan Samsung dan UNDP, saya bertujuan menjangkau dan memberdayakan lebih banyak komunitas di seluruh Indonesia untuk ikut serta melindungi alam," tutup Brigitta, mengundang semua pihak untuk bergabung dalam aksi kolektif pelestarian laut.

Dukungan Samsung menunjukkan bahwa inovasi teknologi merupakan kekuatan utama dalam memberdayakan pemimpin muda untuk menciptakan dampak positif demi masa depan bumi yang berkelanjutan.

Infografis bahaya sampah plastik di laut. (dok. TKN PSL)

Infografis bahaya sampah plastik di laut. (dok. TKN PSL)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya