Liputan6.com, Jakarta - Trian dan Adila sedang menikmati pertunjukan musik live, berada di barisan paling depan. Adila tampak sangat gembira, ikut bernyanyi bersama. Trian memandang Adila yang tersenyum lebar dengan penuh kebahagiaan.
Dalam hatinya, Trian berkata, Melihat senyummu yang seperti ini, bahagiamu yang seperti ini, Dil, sudah membuatku menjadi orang paling bahagia di dunia.
Advertisement
Trian kemudian memberikan dua tangkai bunga kepada Adila, yang menerimanya dengan sedikit bingung namun tetap senang.
Saat makan siang, Adila memperhatikan Rama yang hendak menyantap bubur yang ternyata mengandung kacang. Masih ingat akan alergi Rama terhadap kacang, Adila segera melarangnya untuk memakannya.
Cahyadi Ingatkan Adila
Di rumah, Trian sedang bersantai di balkon, memandang ke arah jalan. Ketika itu, Adila baru saja tiba, diantar oleh Rama dengan berbagi payung. Saat Adila masuk ke rumah, Cahyadi dan Herlina sedang duduk di ruang tamu. Cahyadi mengingatkan Adila bahwa situasi baru saja mereda, namun mengapa Adila pulang bersama Rama lagi. Adila hanya terdiam.
Setelah masuk ke kamarnya, Adila mendapati Trian yang sudah bersiap untuk tidur. Trian memandang Adila sambil berpikir dalam hati, Aku tahu hatimu mungkin untuk orang lain, tapi bolehkah aku mendapat sedikit kesempatan untuk masuk ke dalam hatimu?