Perasaan Teun Koopmeiners Usai Posisinya Diubah jadi Bek Tengah di Juventus: Ternyata Lebih Nyaman

Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, membagikan pandangannya soal peran barunya di bawah asuhan Luciano Spalletti serta atmosfer positif yang kini terasa di ruang ganti Bianconeri.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 05 November 2025, 09:23 WIB
Duel Teun Koopmeiners vs Francisco Trincao dalam laga Liga Champions antara Juventus vs Sporting Lisbon, Rabu (5/11/2025). (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners, membagikan pandangannya soal peran barunya di bawah asuhan Luciano Spalletti serta atmosfer positif yang kini terasa di ruang ganti Bianconeri.

Koopmeiners mengaku lebih nyaman dengan posisi yang diberikan pelatih baru tersebut dan menilai tim sedang berada di arah yang tepat meski belum meraih hasil maksimal.

Juventus harus puas bermain imbang 1-1 melawan Sporting Lisbon di Allianz Stadium, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. Dalam laga itu, Koopmeiners tampil sebagai bek tengah kiri dalam formasi tiga pemain bertahan, posisi yang ia mainkan untuk kedua kalinya secara beruntun.


Reaksi Teun Koopmeiners

Teun Koopmeiners dari Juventus dan Toma Basic dari Lazio berebut bola di udara dalam pertandingan Serie A di Olimpico, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Tim tamu sempat unggul lebih dulu lewat gol Maximiliano Araujo di menit ke-12, sebelum Dusan Vlahovic menyamakan kedudukan. “Benar, di 15 menit pertama kami kesulitan menemukan bentuk permainan dan tekanan yang tepat. Tapi setelah itu, kami lebih agresif dan menciptakan peluang,” ujar Koopmeiners kepada Sky Sport Italia.

“Di babak kedua kami bermain menyerang dan sebenarnya pantas menang. Ada banyak hal positif yang bisa kami bawa ke depan, meski tentu masih ada aspek yang perlu diperbaiki,” tambahnya.

Hasil imbang tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Juventus di fase grup Liga Champions musim ini menjadi empat laga, dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan.


Koopmeiners Lebih Nyaman di Peran Baru

Gelandang Juventus, Teun Koopmeiners. (AFP/Isabella BONOTTO)

Koopmeiners sempat mengungkapkan kekecewaannya atas peran yang diberikan pelatih sebelumnya, Igor Tudor, yang menempatkannya terlalu jauh ke depan. Kini, ia menilai posisinya lebih sesuai dengan karakter bermainnya.

“Saya jauh lebih nyaman sekarang. Saya bukan tipe pemain yang bermain dengan punggung menghadap gawang, seperti saat sebelumnya. Saya sudah menyampaikan hal itu kepada pihak klub dan Spalletti,” ungkapnya.

“Dulu, saya pernah bermain di posisi ini ketika masih di Belanda. Saya merasa lebih bebas untuk menguasai bola, mengalirkan umpan, dan mengatur tempo permainan bersama rekan di lini tengah maupun pertahanan,” lanjut pemain asal Belanda itu.


Spalletti Bawa Energi Baru ke Ruang Ganti

Pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan instruksi dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan Sporting CP di Turin, Italia, Rabu, 5 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Pelatih anyar Juventus, Luciano Spalletti, sebelumnya telah mengaku pernah mencoba merekrut Koopmeiners di masa lalu. Hubungan keduanya kini tampak harmonis, dengan Spalletti disebut berhasil menularkan semangat positif kepada skuad.

“Ada perbedaan cara bermain yang jelas. Tapi saya juga ingin menegaskan, siapa pun pelatihnya, kami para pemain tetap harus bertanggung jawab atas performa di lapangan,” kata Koopmeiners.

“Spalletti sedikit berbeda dari pelatih lain, dia punya kepribadian yang unik dan semangat positif. Dalam laga ini, kami lihat bagaimana pemain seperti Conceicao dan Yildiz bekerja keras membantu pertahanan dan menyerang, dan itulah yang dibutuhkan dalam sepak bola modern,” pungkasnya.

Sumber: Sky Sport Italia


Klasemen League Phase Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya