Slavia Praha vs Arsenal 0-3: Solusi Meriam London itu Bernama Mikel Merino

Kemenangan Arsenal atas Slavia Praha pada Rabu (5/11/2025) di Liga Champions menyorot tajam sosok Mikel Merino. Gelandang Spanyol itu sukses mencetak dua gol saat dipasang sebagai striker.

oleh Afdholud DzikryDiterbitkan 05 November 2025, 08:36 WIB
Selebrasi bintang Arsenal, Mikel Merino usai mencetak gol ke gawang Slavia Praha di Liga Champions, 5 November 2025. (AP Photo/Petr David Josek)

Liputan6.com, Jakarta Kemenangan Arsenal atas Slavia Praha pada Rabu (5/11/2025) di Liga Champions menyorot tajam sosok Mikel Merino. Gelandang Spanyol itu sukses mencetak dua gol saat dipasang sebagai striker. Peran darurat ini terpaksa diambil di tengah krisis lini depan The Gunners.

Arsenal sukses mengamankan kemenangan 3-0 di Praha. Hasil ini memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi 10 laga di semua kompetisi. Namun, cedera Viktor Gyokeres membuat Mikel Arteta harus putar otak.

Gyokeres, yang didatangkan musim panas ini, mengalami cedera otot. Arteta mengakui kondisi pemain Swedia itu cukup "mengkhawatirkan". Dia kini harus menjalani tes lebih lanjut untuk mengetahui seberapa parah cederanya.

Beruntung, Merino kembali menunjukkan kemampuannya sebagai solusi instan. Ini bukan pertama kalinya pemain berusia 29 tahun itu menjadi juru selamat. Dia kini menjadi tumpuan baru di saat darurat.


Pujian Arteta untuk Sang 'Striker Dadakan' 

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta usai laga melawan Slavia Praha di Liga Champions 2025-2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Mikel Arteta tidak bisa menyembunyikan kekagumannya pada kontribusi Merino. Manajer Arsenal itu menyebut sang pemain adalah sosok penting di ruang ganti. Dia memuji mentalitas dan kepemimpinan yang dimiliki Merino.

Kemenangan di Praha sangat krusial mengingat badai cedera yang melanda tim. Arsenal kehilangan banyak pemain menyerang di saat bersamaan. Solusi berbeda harus ditemukan untuk menjaga performa tim.

Arteta mengakui, "Sangat menyenangkan memilikinya. Ini soal mindset-nya, kepemimpinannya, bagaimana dia sebagai pribadi."

"Kami kehilangan banyak pemain menyerang dan kami harus menemukan solusi berbeda. Dia datang di Liga Champions dan mencetak dua gol," tambah sang manajer.


Bukan Kali Pertama Jadi Juru Selamat 

Selebrasi pemain Arsenal, Mikel Merino usai mencetak gol ke gawang Slavia Praha di Liga Champions 2025-2026 pada 5 November 2025. (AP Photo/Petr David Josek)

Peran Merino sebagai striker dadakan pertama kali terlihat pada Februari lalu. Dia mencetak dua gol melawan Leicester City di Liga Premier. Kala itu, Kai Havertz dan Gabriel Jesus juga mengalami cedera.

Itu adalah momen pertama Merino bermain sebagai penyerang tengah sejak masa kecilnya. Dia kemudian mencetak gol-gol krusial melawan Chelsea, Fulham, dan Real Madrid. Musim lalu dia berakhir dengan koleksi sembilan gol.

Musim ini, dia sudah mengoleksi tiga gol. Di Praha, dia menunjukkan instingnya. Gol pertamanya adalah penyelesaian apik menyambut umpan Leandro Trossard.

Lanjut Baca:

Gol keduanya tercipta melalui sundulan tajam. Dia sukses memanfaatkan umpan matang dari Declan Rice.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya