Prediksi Marseille vs Atalanta: Berebut Kemenangan Kedua

Tim asuhan Roberto De Zerbi tampil dominan ketika mengalahkan Ajax 4-0 di Velodrome, setelah sebelumnya kalah tipis dari Real Madrid di Santiago Bernabeu.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 04 November 2025, 13:39 WIB
Pemain Marseille, Igor Paixao, merayakan bersama Pierre-Emerick Aubameyang setelah mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions antara Sporting CP dan Marseille di Lisbon, Portugal, Rabu, 22 Oktober 2025. (AP Photo/Armando Franca)

Liputan6.com, Jakarta Laga Marseille vs Atalanta pada matchday ke-4 fase liga Liga Champions 2025/2026 akan berlangsung di Stade Velodrome. Pertandingan ini akan kick-off pada Kamis, 6 November 2025, pukul 03.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.

Marseille dan Atalanta hanya dipisahkan satu poin di klasemen. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi keduanya untuk meraih kemenangan kedua di kompetisi.

Marseille berada dalam tren yang cukup positif saat bermain di kandang. Tim asuhan Roberto De Zerbi tampil dominan ketika mengalahkan Ajax 4-0 di Velodrome, setelah sebelumnya kalah tipis dari Real Madrid di Santiago Bernabeu. Meski begitu, performa tandang mereka kembali dipertanyakan usai kalah 1-2 dari Sporting di Lisbon pada matchday ketiga.

Masalah konsistensi memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi De Zerbi. Marseille punya rekor buruk di laga tandang Eropa—12 kekalahan dari 13 pertandingan terakhir—tetapi di kandang, mereka sangat tangguh, hanya kalah dua kali dalam 20 laga Eropa terakhir dan belum terkalahkan dalam delapan pertandingan di Velodrome. Catatan itu menjadi dasar optimisme publik tuan rumah.

Setelah sempat goyah dengan hanya satu poin dari tiga laga, kemenangan tipis atas Auxerre akhir pekan lalu sedikit menenangkan ruang ganti OM. Gol tunggal Angel Gomes memastikan tiga poin meski mereka kembali bermain dengan sepuluh orang. Hasil itu menjaga Marseille tetap di posisi dua klasemen Ligue 1, hanya tertinggal dari PSG.

Sementara itu, Atalanta datang ke Prancis dengan performa yang tidak stabil. Sejak ditangani Ivan Juric, La Dea belum mampu tampil seefisien era Gian Piero Gasperini. Kekalahan dari Udinese pekan lalu menjadi tanda bahaya, apalagi mereka gagal mencatat satu pun tembakan tepat sasaran. Hasil itu menambah panjang tren hambar di Serie A—baru dua kemenangan dari sepuluh laga sejauh ini.

Kendati begitu, pengalaman Atalanta di Eropa tetap harus diwaspadai. Dua musim lalu, mereka menyingkirkan Marseille di semifinal Liga Europa sebelum akhirnya juara. Juric tentu berharap semangat dari memori itu bisa memicu performa tim yang saat ini kesulitan mencetak gol meskipun lini pertahanan mereka masih cukup rapat di kancah Eropa.

Lanjut Baca:

Marseille (4-2-3-1): Rulli; Murillo, Pavard, Aguerd, Garcia; Vermeeren, Hojbjerg; Greenwood, Gomes, Paixao; Aubameyang Pelatih: Roberto De Zerbi Atalanta (3-4-2-1): Carnesecchi; Kossounou, Hien, Djimsiti; Bellanova, De Roon, Ederson, Zappacosta; De Ketelaere, Sulemana; Lookman Pelatih: Ivan Juric

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya