Liputan6.com, Jakarta Bagi Deva Mahenra, karakter Aris dalam Ipar Adalah Maut punya tempat tersendiri di hati maupun sejarah kariernya. Film ini mendulang 4,7 jutaan penonton dan sukses mengantar Deva Mahenra sebagai musuh mak-mak se-Indonesia.
Aris adalah suami yang tampak luar alim namun tega selingkuh dengan adik kandung istrinya sendiri. Kini, Deva Mahenra kembali menjadi Aris dalam Ipar Adalah Maut The Series. Di sini, Deva Mahenra adu akting dengan Tatjana Saphira dan Nicole Parham.
Advertisement
Meski tokohnya sama, bukan berarti tak ada tantangan kala memerankan Aris. Aktor sinetron Tetangga Masa Gitu? mengulas, film dan serial adalah medium berbeda. Direntang dalam 24 episode, “kegilaan” Aris pun memanjang.
“Sulit banget sebenarnya buat saya karena bagaimana tadinya sudah ditampilkan di versi layar lebar, sekarang di versi series dengan banyak episode. Jadi orang yang menonton punya waktu lebih banyak lagi untuk makin emosi,” kata Deva Mahenra.
Durasi Aris Dengan Rani
Kepada Showbiz Liputan6.com di MD Place Jakarta Selatan, baru-baru ini, Deva Mahenra menjanjikan waktu Aris bersama Rani juga banyak. Konfliknya pun akan makin kompleks dan menegangkan.
“Dengan durasi yang makin panjang artinya durasi Aris dengan Rani juga banyak dong. Ya, kan? Ya dong, kita ngomongin data saja. Jadi, memang benaran kompleks karena mediumnya berbeda,” ia menyambung.
Tanpa Meng-copy Paste
Janji lain yang diucap Deva Mahenra kepada masyarakat adalah Aris dalam serial bukanlah copy paste dari film Ipar Adalah Maut. Ada benang merahnya, namun drama rumah tangga Aris dan Nisa dalam Ipar Adalah Maut The Series bakal sarat kejutan.
“Kalau film kita hanya fokus pada proyek yang durasinya 2 jam. Ini berjam-jam lebih banyak lagi. Saya sudah mengobrol dengan Mas Hanung sebagai supervisi director, bagaimana supaya bisa membawa Aris tanpa meng-copy paste banget dari film,” ujar Deva Mahenra.
Istri Saya Beda, Ipar Saya Lain
Belum lagi konfigurasi pemainnya baru dan segar. Tatjana Saphira sebagai Nisa sementara Nicole Parham menjadi Rani. Judul boleh lama, namun tekstur drama dan konfliknya tak kalah menggigit.
“Buat saya, ini proyek yang baru sebenarnya meski dengan peran yang sama tapi kan istri saya beda, ipar saya lain. Meskipun ipar saya lain, tetap maut juga,” pungkas Deva Mahenra.