Perkembangan Penanganan Radioaktif Cesium-137 di Cikande Serang, Lima Titik Cemaran Bakal Dicor

Lima titik tercemar disemen karena area temuannya cukup dalam sehingga tidak bisa diambil dengan dosis di bawah 2,5 mikrosievert. .

oleh Lia HarahapDiterbitkan 02 November 2025, 09:54 WIB
Seluruh lokasi yang terkontaminasi telah dipasangi label atau stiker dan garis tanda bahaya untuk mencegah masyarakat beraktivitas di sekitar area tersebut. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 (Cs-137) akan melakukan pengecoran di lima titik tercemar radioaktif yang berada di luar Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Langkah tersebut sebagai upaya proses dekontaminasi.

Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan 7 dari 12 titik terpapar di luar kawasan industri tengah didekontaminasi. Di mana lima di antaranya akan disegel teknis melalui pengecoran/penyemenan sesuai arahan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) karena masih terdapat sisa material meski dosisnya sudah berada di bawah 2,5 mikrosievert.

Sementara itu, pada area dengan volume material sekitar 10 ribu meter kubik akan dipasang pagar seng sebagai pengaman sementara agar mobilitas warga tetap terkendali selama proses pemulihan.

"Untuk area yang tidak bisa diambil karena terlalu dalam, akan disementing sesuai rekomendasi Bapeten. Sedangkan lokasi dengan volume material mencapai 10 ribu meter kubik akan dipagar sementara menggunakan seng," kata Menteri Hanif. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (2/11/2025).

Warga Tetap Tenang dan Patuhi Petugas

Pemerintah menetapkan pencemaran radioaktif jenis Cesium 137 di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, sebagai kejadian khusus. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Dia memastikan seluruh langkah Satgas mematuhi standar keselamatan radiasi dan protokol lintas-instansi. Satgas mengimbau warga tetap tenang, mematuhi arahan petugas di posko, serta berkoordinasi untuk kebutuhan akses barang pribadi selama masa relokasi, fasilitasi dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Serang.

"Kami berharap tahapan dekontaminasi dan pemulihan di kampung ini selesai dalam kira-kira 2-3 minggu dari sekarang, Insya Allah. Mohon tetap bersabar dan terus berkoordinasi dengan petugas," tambahnya.

Sejumlah Warga Direlokasi

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyebut ada 32 titik yang terdeteksi terkontaminasi zat radioaktif di Cikande, dengan rincian 22 di dalam area industri dan 10 di dekat permukiman warga. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Disampaikan usai bertemu dengan warga yang direlokasi di Cikande, Serang, Jumat (31/10), Hanif mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mempercepat pemulihan lingkungan melalui Satgas Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137 yang kini melakukan dekontaminasi di sekitar Kawasan Industri Modern Cikande.

Demi keselamatan, Pemerintah Kabupaten Serang telah merelokasi 27 keluarga dari zona paparan ke dua lokasi di Desa Sukatani, sambil memastikan layanan dasar tetap terpenuhi.

"Tim kami akan memeriksa rumah masing-masing untuk memastikan proses dekontaminasi selesai. Untuk barang-barang pribadi seperti kasur atau pakaian yang perlu diambil atau diselamatkan, koordinasi akan ditangani oleh Pemerintah Kabupaten setempat," ujar Menteri LH/Kepala BPLH yang juga menjadi Ketua Harian Satgas.

Satgas sendiri beroperasi secara terpadu di bawah komando KLH/BPLH dengan keterlibatan BAPETEN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), KBRN Gegana Polri, Nubika TNI AD, serta Pemerintah Kabupaten Serang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya