One Pride MMA Gandeng UFC Performance Institute, Buka Jalan Petarung Indonesia ke Kancah Dunia

Dalam Fight Night 88, One Pride MMA menjalin kolaborasi dengan UFC Performance Institute. Kolaborasi ini akan memberikan peluang bagi para petarung Indonesia untuk melangkah ke UFC.

oleh Mochamad Thoriq Nur FurqonDiterbitkan 01 November 2025, 21:41 WIB
Para penggagas serta pihak yang terlibat dalam One Pride MMA Fight Night 88 "Battle for Glory", Sabtu (1/11/2025).

Liputan6.com, Jakarta - Ajang olahraga tarung ternama di Tanah Air, One Pride kembali menyajikan pertarungan mixed martial arts (MMA) spektakuler. One Pride MMA akan menyuguhkan edisi Fight Night 88 dengan tajuk “Battle for Glory”, yang berlangsung di HW Superhouse Satrio, Jakarta Selatan, Minggu (2/11/2025), serta dapat disaksikan secara live stream melalui Vidio dan kanal YouTube One Pride MMA.

Sesuai dengan visi One Pride MMA untuk melangkah ke kancah dunia, Fight Night 88 akan menyajikan 10 pertarungan internasional bagi para pecinta MMA di Indonesia. Sejumlah pertarungan akan mempertemukan petarung asal Indonesia melawan para penantang dari China dan Malaysia.

Pertarungan antara juara bertahan kelas flyweight nasional, Aditya Ginting (9-5-0), melawan Rio Tirto (8-1-0), akan menjadi laga utama dalam ajang ini. Selain laga antar petarung Indonesia itu, terdapat duel di di kelas bantamweight antara Gugun Gusman (14-4-0), juara nasional One Pride MMA, melawan petarung asal Tiongkok, Haitao Ti (17-6-0) yang juga patut dinanti.

Menariknya, dalam Fight Night 88 ini, One Pride MMA menjalin kolaborasi dengan UFC Performance Institute. Kolaborasi ini akan memberikan kesempatan bagi para pemenang pertarungan internasional untuk memperoleh beasiswa eksklusif ke UFC Performance Institute di Shanghai, salah satu pusat pelatihan MMA terbaik di Asia.


Tekad Kembangkan MMA di Kancah Dunia

CEO One Pride MMA, Fransino Tirta saat konferensi pers One Pride MMA Fight Night 88 "Battle for Glory", Sabtu (1/11/2025), di HW Superhouse Satrio, Jakarta Selatan.

Dalam konferensi pers Fight Night 88 di Jakarta, Sabtu (1/11/2025), pihak yang terlibat dalam ajang ini menyampaikan komitmennya dalam mengembangkan MMA di Indonesia. Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) Anindra Ardiansyah Bakrie ia menyampaikan dukungan serta upayanya dalam memajukan MMA di Indonesia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dalam Fight Night 88.

CEO One Pride MMA Fransino Tirta turut menambahkan, melalui kolaborasi bersama UFC Performance Institute, ia berharap One Pride MMA dapat melahirkan petarung lokal lainnya yang sanggup bertarung di kancah dunia.

“Kita mau fighter Indonesia lebih banyak lagi yang menuju ke UFC dan salah satu cara terbaik menurut kami mengirim para petarung Indonesia ke UFC Performance Institute. Melalui kerja sama dengan UFC Performance, pemenang dari partai ini bisa mendapat beasiswa ke UFC Performance Indonesia Shanghai,” kata Tirta.


Gerbang Petarung Indonesia Menuju UFC

Direktur Teknis UFC Performance Institute Shanghai, Dean Amasinger, saat konferensi pers One Pride MMA Fight Night 88 "Battle for Glory", Sabtu (1/11/2025), di HW Superhouse Satrio, Jakarta Selatan.

Direktur Teknis UFC Performance Institute Shanghai Dean Amasinger yang turut hadir dalam konferensi pers Fight Night 88, mengungkapkan jika One Pride MMA merupakan salah satu ajang MMA terbesar di Asia yang bersiap untuk naik ke kancah dunia.

Dean menjelaskan jika UFC Performance Institute berkomitmen untuk mengembangkan MMA di Asia. Kesempatan bagi para pemenang laga Fight Night 88 untuk berlatih di UFC Performance Institute merupakan wujud dari komitmen tersebut.

Para petarung yang berhasil menerima beasiswa ke UFC Performance Institute akan berkesempatan berlatih dengan para petarung dari penjuru Asia serta mengembangkan performa dengan fasilitas kelas dunia.

Adanya peluang emas ini tentunya akan membuka pintu lebar bagi para petarung Indonesia dalam ajang ini untuk menyusul jejak Jeka Saragih di panggung UFC.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya