Cegah Penyebaran Flu, BPBD Aceh Semprot Asrama Sekolah dengan Disinfektan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 01 November 2025, 17:30 WIB
Pencegahan Dini Flu, BPBD Aceh Semprot Asrama Sekolah dengan Disinfektan
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa sekolah menengah. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Banda Aceh, Ardi Asyadi, mengatakan penyemprotan berdasarkan permintaan resmi pihak sekolah dan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. Ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi penyebaran virus di lingkungan sekolah. Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 19 Kota Banda Aceh, Sukmawati, mengatakan pihaknya sengaja memilih langkah antisipasi dini untuk mencegah penyakit yang memiliki gejala, seperti demam, batuk, dan flu. Menurut Sukmawati, ini murni langkah pencegahan, bukan karena ada kasus. Sterilisasi difokuskan pada area asrama baik putri maupun putra. Sebab ruang yang menjadi tempat menginap para siswa tersebut dihuni empat orang per kamar, sehingga lebih rawan terhadap penyebaran penyakit.
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di dalam ruang makan sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh melakukan penyemprotan disinfektan ke beberapa sekolah menengah. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Banda Aceh, Ardi Asyadi, mengatakan penyemprotan berdasarkan permintaan resmi pihak sekolah dan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Ini merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi penyebaran virus di lingkungan sekolah. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 19 Kota Banda Aceh, Sukmawati, mengatakan pihaknya sengaja memilih langkah antisipasi dini untuk mencegah penyakit yang memiliki gejala, seperti demam, batuk, dan flu. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan disinfektan untuk disemprotkan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Menurut Sukmawati, ini murni langkah pencegahan, bukan karena ada kasus. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di toilet sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Sterilisasi difokuskan pada area asrama baik putri maupun putra. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)
Seorang anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyemprotkan disinfektan di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam rangka program mitigasi pencegahan penyebaran flu burung di Banda Aceh pada Jumat 31 Oktober 2025. Sebab ruang yang menjadi tempat menginap para siswa tersebut dihuni empat orang per kamar, sehingga lebih rawan terhadap penyebaran penyakit. (Chaideer MAHYUDDIN/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya