Menguak Jejak Onadio Leonardo: Dari Vokalis Emo Hingga Tersandung Kasus Narkoba

Onadio Leonardo, sosok multitalenta yang dikenal luas sebagai musisi, aktor, dan presenter, kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Perjalanan hidupnya yang penuh warna, dari panggung musik yang energik hingga layar lebar, kini dihadapkan pada babak baru yang mengejutkan.

oleh Dwi Zain MusofaDiperbarui 17 November 2025, 15:42 WIB
Onadio Leonardo membintangi Hello Ghost, yang diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul sama dan mencetak box office pada 2010. Ia memerankan Kresna. (Foto: Dok. Instagram @onadioleonardo_official)

Liputan6.com, Jakarta Onadio Leonardo atau yang akrab disapa Onad, adalah salah satu figur paling dinamis di industri hiburan Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 4 Januari 1990 ini, dikenal sebagai musisi, aktor, dan presenter yang memiliki daya tarik unik. Dengan darah keturunan India mengalir dalam dirinya, Onad telah membuktikan kemampuannya untuk beradaptasi dan sukses di berbagai bidang, meskipun perjalanan hidupnya tidak selalu mulus.


Latar Belakang

Sutradara Hingga Indro Warkop Puji Akting Onadio Leonardo [ist]

Lahir dengan nama lengkap Leonardo Arya di Jakarta pada 4 Januari 1990, Onadio Leonardo tumbuh menjadi pribadi yang nyentrik dan penuh semangat. Meskipun kini dikenal luas, perjalanan pendidikannya tidaklah konvensional. Ia sempat berpindah sekolah menengah atas sebanyak lima kali dan akhirnya menyelesaikan pendidikan SMA melalui jalur Paket C.

Onad juga pernah mencoba menempuh pendidikan tinggi di Malaysia dengan mengambil jurusan desain, namun hanya bertahan selama sembilan bulan dan tidak berhasil menyelesaikannya.


Perjalanan Karier

Lyon, Project Band Niko Al Hakim, Onadio Leonardo, dan Rudy. (instagram.com/lyonmusic.official)

Karier Onadio Leonardo dimulai di dunia musik pada tahun 2005 sebagai bassist dan vokalis latar grup musik emo/post-hardcore, Killing Me Inside (KILMS). Pada Februari 2009, ia naik posisi menjadi vokalis utama, menggantikan Sansan, dan membawa KILMS mencapai puncak popularitas. Bersama KILMS, ia merilis beberapa album sukses seperti 'A Fresh Start for Something New' (2009), 'Killing Me Inside' (2010), dan 'One Reason' (2012). Namun, pada tahun 2014, Onad memutuskan hengkang dari band yang membesarkan namanya tersebut karena perbedaan arah musik dan konflik internal.

Setelah keluar dari KILMS, Onad tidak berhenti berkarya. Pada tahun 2015, ia membentuk duo 1990 bersama Widy Soediro Nichlany (vokalis Vierra) dan bereksperimen dengan genre EDM, merilis single 'Destinasi'. Kemudian, pada tahun 2019, ia menjadi vokalis grup musik LYON bersama Rudy dan Okin, yang telah merilis beberapa single seperti 'Ego' dan 'Semesta Bersabda'. Di tahun yang sama, ia juga membentuk grup musik Reunion bersama Raka dan Sansan.

Selain musik, Onad juga merambah dunia akting. Debutnya di layar lebar dimulai pada tahun 2019 melalui film 'Pretty Boys'. Sejak itu, ia telah membintangi sejumlah film lain seperti 'Agen Dunia' (2021), 'I' (2021), 'Will' (2021), 'Survive' (2021), 'Hello Ghost' (2023), 'Why Do You Love Me' (2023), dan 'ALI TOPAN' (2023), serta serial web 'Pergi Pagi Pulang Untung Reborn'.

Lanjut Baca:

Onad juga aktif sebagai presenter, YouTuber, dan podcaster, dengan program 'LOG IN' bersama Habib Jafar yang dikenal membahas dialog antar keyakinan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya