Gol Perdana Gelandang Muda Kroasia Warnai Kemenangan 3-0 Inter Milan atas Fiorentina

“Saya sangat senang bisa mencetak gol pertama. Saya sudah bekerja keras untuk ini, tetapi yang paling penting hari ini adalah kemenangan.”

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 30 Oktober 2025, 10:49 WIB
Gelandang Inter Milan, Petar Sucic, merayakan bersama rekan setimnya Alessandro Bastoni (kanan) dan Federico Dimarco, setelah mencetak gol dalam pertandingan Serie A antara Inter Milan dan Fiorentina di Milan, Italia, Rabu, 29 Oktober 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)   

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan kembali menunjukkan kelasnya di Serie A setelah menumbangkan Fiorentina 3-0 di San Siro. Kemenangan ini menjadi penebus sempurna usai kalah 1-3 dari Napoli pada laga sebelumnya.

Laga tersebut juga menjadi malam istimewa bagi Petar Sucic. Gelandang muda asal Kroasia itu mencetak gol perdananya untuk Nerazzurri sekaligus menegaskan potensi besar yang dimilikinya. “Saya sangat senang bisa mencetak gol pertama. Saya sudah bekerja keras untuk ini, tetapi yang paling penting hari ini adalah kemenangan,” ujar Sucic kepada Sky Sport usai laga.

Inter tampil dominan sejak menit awal, meski sempat dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang kiper Fiorentina, David de Gea. Namun, begitu pertahanan tim tamu mulai goyah, Hakan Calhanoglu membuka keunggulan sebelum Sucic dan Calhanoglu kembali memastikan kemenangan mutlak.


Gol Perdana yang Tak Terlupakan bagi Sucic

Pemain Inter Milan, Peter Sucic (kanan), berebut bola dengan pemain Torino, Gvidas Gineitis, dalam pertandingan Serie A Italia di Stadion San Siro, Milan, Selasa (26 Agustus 2025). (AP Photo/Luca Bruno)

Gol perdana Sucic datang dengan cara yang menawan. Ia dengan tenang menyingkirkan Rolando Mandragora, melewati Pietro Comuzzo, lalu melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dihentikan De Gea. Aksi itu menjadi simbol kepercayaan diri seorang pemain muda yang baru saja mendapat kesempatan tampil dari pelatih Cristian Chivu.

Sebelumnya, Sucic terakhir kali tampil sebagai starter di Serie A saat Inter menang 2-1 atas Sassuolo pada pertengahan September. Cedera yang dialami Henrikh Mkhitaryan saat melawan Napoli membuka jalan bagi sang gelandang berusia 22 tahun untuk kembali ke starting XI. Kesempatan itu tidak disia-siakan.

“Itu benar-benar luar biasa,” lanjut Sucic. “Saya senang dengan golnya, tapi kemenangan jauh lebih penting.” Ucapan sederhana itu mencerminkan etos kerja dan mentalitas pemain yang siap berjuang demi tim.


Inter Kembali di Jalur yang Tepat

Gelandang Inter Milan, Hakan Calhanoglu, merayakan gol dalam pertandingan Serie A antara Inter Milan dan Fiorentina di Milan, Italia, Rabu, 29 Oktober 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)   

Kemenangan atas Fiorentina menegaskan Inter sudah pulih dari kekalahan di Naples. Performa Hakan Calhanoglu yang mencetak dua gol dan peran penting Sucic di lini tengah menjadi kabar menggembirakan bagi Chivu jelang laga kontra Hellas Verona pada Minggu mendatang.

Dengan dominasi permainan dan semangat yang kembali terbangun, Nerazzurri tampak siap melanjutkan momentum positif mereka. Sucic pun diyakini akan kembali mendapat tempat di lini tengah setelah penampilan impresifnya di San Siro.

Bagi Inter, malam itu bukan sekadar kemenangan. Itu adalah bukti bahwa regenerasi di skuad mereka berjalan dengan baik—dan bahwa masa depan di bawah Chivu mulai tampak menjanjikan.

Sumber: Sky Sport, Sempre Inter


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya