Raup Pendapatan Rp 1,09 Triliun di Kuartal III 2025, Laba IPCM Naik 16%

Intip kinerja keuangan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dikuartal III 2025.

oleh Gagas Yoga PratomoDiterbitkan 29 Oktober 2025, 19:50 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 78,87 poin atau 1,03% ke level 7.563 pada sesi terakhir perdagangan pada Rabu (2/10/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), yang merupakan bagian dari Pelindo Grup, melaporkan hasil keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 September 2025.

Dalam laporan kinerja kuartal III 2025, IPCM berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 15,50% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1,09 triliun, naik dari Rp 946,62 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Sementara itu, laba bersih juga meningkat 16,16% (YoY) menjadi Rp 140,67 miliar dibandingkan dengan Rp 121,10 miliar tahun sebelumnya.

Kontributor utama pendapatan berasal dari jasa pelayanan kapal yang mencapai Rp 1,06 triliun atau 96,62% dari total pendapatan, meningkat 15,22% (YoY). Sementara pendapatan dari jasa pengangkutan dan lainnya tercatat sebesar Rp 36,96 miliar.

Pendapatan dari jasa pelayanan kapal terbagi dalam beberapa segmen, yakni pelabuhan umum senilai Rp 433,06 miliar, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) sebesar Rp 224,36 miliar, dan Terminal Khusus (Tersus) sebanyak Rp 398,99 miliar. 

Segmen TUKS dan Tersus masing-masing mengalami kenaikan signifikan sebesar 37,58% (YoY) dan 25,47% (YoY), mencerminkan peningkatan volume bisnis di berbagai lini layanan.

 

Total Aset IPCM

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berdasarkan laporan neraca, total aset IPCM juga mengalami pertumbuhan 3,73% dari Rp 1,65 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp 1,71 triliun di kuartal ketiga 2025, menandakan kondisi keuangan yang solid.

Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, mengatakan, pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang kami raih di kuartal tiga ini mencerminkan komitmen IPCM dalam menjaga kinerja berkelanjutan di tengah dinamika industri maritim. 

“Kami terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat posisi sebagai penyedia jasa pemanduan dan penundaan kapal yang andal dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Selain mencatatkan kinerja positif, IPCM juga telah menyelesaikan pelepasan saham treasury tahap pertama sebanyak 3,39 juta saham. Tahap kedua akan dilaksanakan pada 1–30 November 2025 dengan jumlah 4,64 juta saham. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan regulator sekaligus meningkatkan likuiditas saham IPCM di pasar modal. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya