Megawati Hangestri dan Manisa BBSK Resmi Bercerai, Ini Penjelasan Kedua Pihak

Megawati Hangestri resmi tidak lagi terikat dengan klub voli Turki Manisa BBSK. Ada perbedaan kronologi dari kedua belah pihak terkait pemutusan kontrak Megawati Hangestri ini.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 28 Oktober 2025, 21:37 WIB
Megawati Hangestri Pertiwi memulai debutnya bersama klub Turki Manisa BBSK pada laga uji coba melawan Altinordu di Manisa Tarik Almis Spor Salonu, Jumat (29/8/2025). (foto: instagram @manisabbsk_voleybol)

Liputan6.com, Jakarta - Pemain voli putri Indonesia, Megawati Hangestri, secara resmi mengonfirmasi pemutusan kontraknya dengan klub Turki, Manisa BBSK. Kabar ini mencuat setelah berbagai spekulasi beredar luas di kalangan penggemar voli nasional. Megawati memberikan penjelasan langsung melalui akun media sosial pribadinya.

Megawati menegaskan bahwa keputusan untuk tidak melanjutkan kontrak tersebut merupakan permintaan pribadinya, bukan dari pihak lain. Ia juga memastikan bahwa pemutusan kontrak ini telah disepakati bersama dan tanpa adanya paksaan dari kedua belah pihak. Megawati menyampaikan permohonan maaf jika berita ini mengecewakan sebagian pihak.

Di sisi lain, Manisa BBSK juga memberikan kronologi pemutusan kontrak dari sudut pandang mereka. Klub Liga Turki itu menyebut Megawati gagal memenuhi kewajiban untuk kembali bergabung dengan tim setelah selesainya turnamen Livoli Divisi Utama 2025 di Indonesia, sesuai dengan ketentuan kontrak.


Megawati Hangestri Buka Suara

Megawati Hangestri Pertiwi debut bersama klub Turki Manisa BBSK pada laga uji coba melawan Altinordu di Manisa Tarik Almis Spor Salonu, Jumat (29/8/2025). (foto: instagram @manisabbsk_voleybol)

Megawati Hangestri, atlet voli kebanggaan Indonesia yang dikenal dengan julukan Megatron, akhirnya angkat bicara mengenai statusnya dengan klub Turki, Manisa BBSK. Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Selasa (28/10/2025), ia secara gamblang menegaskan bahwa dirinya sudah tidak terikat kontrak dengan klub tersebut. Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai pertanyaan publik yang sempat simpang siur.

Pemain berposisi opposite hitter ini menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama tersebut murni atas permintaannya sendiri. Megawati menekankan bahwa tidak ada paksaan dari pihak manapun dalam proses kesepakatan ini, melainkan hasil musyawarah yang telah disetujui bersama oleh kedua belah pihak. Ini menunjukkan adanya komunikasi yang terjalin dengan baik antara pemain dan klub.

Megawati juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pihak-pihak yang mungkin merasa kecewa dengan kabar pemutusan kontrak ini. Ia berharap semua pihak dapat tetap berpikir positif dan mendukung langkah-langkah selanjutnya dalam karier profesionalnya di dunia voli, baik di kancah domestik maupun internasional.


Kronologi Versi Manisa BBSK

Oppoite Bank Jatim Megawati Hangestri Pertiwi melancarkan smes dalam laga melawan TNI AU pada babak final four Livoli Divisi Utama 2022 di GOR Kimageti, Magetan, Jumat (4/11). Bank Jatim kalah 1-3 (21-25, 25-22, 22-25, 24-26), (foto: PBVSI)

Di sisi lain, Manisa BBSK juga merilis pernyataan resmi mengenai pemutusan kontrak Megawati Hangestri dari perspektif mereka. Klub Liga Turki tersebut menjelaskan bahwa Megawati, yang juga kapten tim nasional Indonesia, diputus kontrak karena dinilai tidak memenuhi kewajiban yang tertera dalam perjanjian. Ini menjadi dasar pertimbangan utama klub dalam mengambil keputusan.

Lanjut Baca:

Berdasarkan kesepakatan kontrak, Megawati diizinkan kembali ke Indonesia untuk mengikuti turnamen Livoli Divisi Utama 2025/2026. Namun, klausul kontrak mengharuskan Megawati untuk segera kembali ke Turki dan bergabung kembali dengan tim Manisa BBSK pada tanggal 22 Oktober, yakni tiga hari setelah Livoli berakhir. Manisa BBSK menyatakan bahwa Megawati gagal memenuhi kewajiban tersebut, padahal tim sedang dalam masa persiapan penting untuk kompetisi. Klub juga menyebutkan bahwa Megawati menyatakan tidak ingin kembali ke Turki karena memiliki agenda padat, salah satunya adalah membela tim nasional Indonesia dalam ajang internasional. Dengan dasar pertimbangan dan diskusi yang telah dilakukan bersama pihak Megawati, Manisa BBSK akhirnya memutuskan kontrak mantan pemain Red Sparks ini. Klub menegaskan bahwa pemutusan kontrak dilakukan tanpa memberikan kompensasi finansial apapun kepada Megawati, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam perjanjian awal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya