Peter de Roo Akui Persis Gagal Kontrol Laga Usai Kalah dari Persib 0-2

Pelatih Persis Peter de Roo kecewa timnya gagal manfaatkan keunggulan pemain saat kalah 0-2 dari Persib.

oleh Mochamad Rizal Ahba OhorellaDiterbitkan 28 Oktober 2025, 10:09 WIB
Persis Solo di BRI Super League 2025/16. (Dok. iLeague.id)

Liputan6.com, Jakarta Bandung – Persis Solo kembali harus menelan pil pahit di ajang BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa menyerah 0-2 dari tuan rumah Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (27/10/2025) malam.

Padahal, Persis sempat unggul jumlah pemain setelah gelandang Persib, Luciano Guaycochea, diganjar kartu merah pada babak pertama. Namun, keunggulan tersebut gagal dimanfaatkan menjadi keuntungan.

Sebaliknya, Persib justru tampil semakin solid dan menambah keunggulan lewat Uilliam Barros pada menit ke-49, memastikan kemenangan 2-0 untuk Maung Bandung.


Persis Akui Gagal Kuasai Permainan

Persib menghajar Persis dengan dua gol tanpa balas dalam pekan kesepuluh BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Senin (27/10/2025) malam WIB. (Bola.com/Erwin Snaz)

Pelatih Persis, Peter de Roo, tak menutupi kekecewaannya terhadap hasil tersebut. Ia mengaku timnya kesulitan mengontrol jalannya pertandingan sejak awal.

“Saya kecewa dengan hasil hari ini. Kami tahu melawan tim juara back-to-back seperti Persib akan sulit. Tapi kami gagal mengontrol laga di awal dan kebobolan dari skema yang tak terduga," ujar Peter selepas laga.

Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti kokohnya pertahanan Persib meski bermain dengan sepuluh pemain.

“Mereka tampil disiplin di lini belakang dan kami tak banyak melakukan penetrasi. Kami kesulitan menjaga penguasaan bola dan tidak cukup rapi di pertahanan,” lanjutnya.


Evaluasi untuk Bangkit dari Tren Negatif

Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, (dok. Persis Solo)

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Persis menjadi delapan laga tanpa kemenangan di liga. Peter de Roo menegaskan timnya harus segera melakukan evaluasi mendalam.

“Kami tahu melawan Persib tidak mudah. Tapi ini jadi tantangan besar bagi kami untuk memperbaiki banyak hal. Saya percaya para pemain bisa belajar dari kekalahan ini,” ucapnya.

Meski kecewa, Peter tetap menekankan pentingnya menjaga semangat juang tim di tengah tekanan hasil buruk.

“Melawan tim sebesar Persib jelas sulit, apalagi dengan kualitas pemain dan strategi mereka. Tapi kami harus tetap berbenah dan bangkit,” tutupnya.


Intip Tim Kesukaanmu

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya