Del Piero Kritik Keputusan Juventus: Bukan Sekadar Pecat Pelatih, Masalahnya Lebih Kompleks!

Alessandro Del Piero menilai pemecatan Igor Tudor tak akan menyelesaikan masalah Juventus. Ia menegaskan persoalan klub jauh lebih kompleks.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 28 Oktober 2025, 06:27 WIB
Pelatih Juventus asal Kroasia, Igor Tudor, mengamati pertandingan Serie A Italia antara Como dan Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, pada 19 Oktober 2025. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, memberikan peringatan keras kepada manajemen klub setelah keputusan memecat Igor Tudor.

Menurutnya, keputusan tersebut tidak akan cukup untuk memperbaiki performa buruk tim di awal musim. Del Piero menilai bahwa akar masalah di Juventus jauh lebih kompleks dan tidak semata-mata disebabkan oleh pelatih.

Kekalahan 0-1 dari Lazio pada laga Serie A akhir pekan lalu menjadi titik akhir bagi Tudor. Sejak awal musim, Juventus jarang menunjukkan dominasi dan gagal mempertahankan performa yang konsisten.

Padahal, mereka sempat membuka musim dengan baik lewat kemenangan atas Parma, Genoa, dan Inter. Namun, sejak kemenangan terakhir melawan tim asuhan Cristian Chivu, performa Bianconeri menurun drastis dengan lima hasil imbang beruntun dan tiga kekalahan berturut-turut.

Setelah Tudor diberhentikan, Del Piero langsung angkat bicara. Ia membela mantan rekannya itu dan menegaskan bahwa kesalahan bukan berada di tangan pelatih, melainkan dalam sistem dan struktur tim yang lebih dalam.


Del Piero: Juve Punya Masalah yang Lebih Kompleks

Igor Tudor dari Juventus memberikan arahan kepada para pemainnya dalam laga Serie A antara Juventus dan Parma di Stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu, 24 Agustus 2025. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Dalam wawancara yang dikutip media Italia, Del Piero mengatakan bahwa istilah kebingungan tidak tepat untuk menggambarkan Tudor.

“Saya mengenalnya dengan baik sebagai pemain dan sebagai pribadi. Juventus tidak punya masalah pelatih, tapi masalah yang lebih kompleks, terkait bagaimana tim dibentuk di awal musim dan hasil yang muncul,” ujar Del Piero.

Ia menambahkan, “Tim ini masih hidup, tidak bermain buruk, bahkan hasil imbang mungkin lebih adil. Mereka juga tampil baik di Madrid, masalahnya justru ada di laga melawan Como. Saya kira tim ini tidak bisa memenangkan liga hanya dengan pelatih lain.” Del Piero menegaskan, Juventus belum memiliki sebelas pemain utama yang solid, dan itu bukan kesalahan Tudor.

Menurutnya, tim-tim kuat di Italia dan Eropa sudah memiliki susunan utama yang konsisten. “Di Juventus, selain dua atau tiga pemain seperti Yildiz dan Thuram, yang lain masih kesulitan tampil konsisten. Anda tidak bisa selalu menyalahkan pelatih,” tutupnya.


Tudor Tenang di Tengah Tekanan, Juventus Segera Cari Pengganti

Pelatih Juventus, Igor Tudor dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin, 6 Oktober 2025. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Sebelum laga melawan Lazio, Tudor sempat menanggapi isu pemecatan dengan tenang. “Saya tidak takut, sama sekali tidak. Saya menikmatinya, bahkan di saat sulit. Saya tahu situasinya dengan jelas, dan itu memberi kekuatan,” kata Tudor sebelum pertandingan.

Pemecatan Tudor menjadi yang kedua bagi Juventus sebelum November dalam satu musim, terakhir kali terjadi pada 1969 ketika Luis Carniglia digantikan oleh Ercole Rabitti. Kini, klub harus bergerak cepat mencari pengganti.

Menurut laporan Sky Sport, Juventus tengah menjajaki kesepakatan dengan mantan pelatih tim nasional Italia, Luciano Spalletti. Kontak awal sudah dilakukan untuk membahas proyek dan kondisi finansial.

Jika negosiasi gagal, opsi berikutnya adalah Roberto Mancini, yang sempat disebut-sebut sebagai kandidat kuat menggantikan Thiago Motta musim lalu.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya