Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Sukses Digelar di Jakarta, Tinggalkan Warisan Berharga

Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 sukses digelar di Jakarta pada 19 sampai 25 Oktober 2025. Ajang ini menyisakan beberapa warisan berharga untuk senam Indonesia.

oleh ThomasDiterbitkan 26 Oktober 2025, 23:00 WIB
Pesenam asal Rusia, Daniel Marinov beraksi pada nomor palang tunggal final aparatus putra Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/10/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta- The 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025 atau Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 telah resmi ditutup pada 25 Oktober 2025. Ajang dunia ini berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta sejak 19 Oktober 2025.

Meski sempat menghadapi beberapa dinamika, Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 sukses besar dan terselenggara dengan baik. Ketua Umum Gimnastik Indonesia Ita Yuliati menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kejuaraan yang berlangsung aman, tertib, dan mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah, penutupan berjalan lancar dan seluruh kegiatan terselenggara dengan baik. Hambatan kecil yang ada dapat kami kendalikan. Banyak pihak menyampaikan compliment atas penyelenggaraan yang profesional dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Ita Yuliati, di sela acara penutupan, Sabtu (25/10).

Ita mengaku Gimnastik Indonesia menerima banyak pujian dari delegasi negara peserta terkait keramahan dan pelayanan JAGOC selama kejuaraan berlangsung.

“Komentar dari berbagai negara sangat positif. Mereka memuji hospitality Indonesia yang dinilai luar biasa. Ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena untuk pertamakalinya kami menyelenggarakan event sebesar ini dan semuanya berjalan sukses,” kata Ita.


Dukungan Banyak Pihak

Atlet Individual Netral (AIN) peringkat pertama asal Rusia, Angelina Melnikova saat tampil di alat keseimbangan (balance beam) pada final all-around putri di Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53 di Jakarta pada 23 Oktober 2025. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Menurut Ita, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Menpora Erick Thohir, DKI Jakarta, NOC Indonesia, KONI, INASPRO, Jakarta Artistic Gymnastics Organizing Committee (JAGOC) hingga para relawan (volunteer) yang telah memberikan kontribusi besar terhadap kesuksesan ajang ini.

Termasuk sponsor, yaitu Fujitsu, Eurovision Sport, CorePay, GBK, Taishan, Alita, DRX, Mills, Ozone, Turn, Cannice, ZTE, Sarinah, Apsari Artisan, Bali Fiber, Telkom, BJB, NEC, Pegadaian, Taspen, Canon, Poza Sport Academy, Rockstar Academy, serta host broadcaster iMSPORT yang mendukung sehingga acara ini berjalan dengan lancar.

Kesuksesan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 ini juga menandai babak baru dalam sejarah gimnastik Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event olahraga kelas dunia dengan standar internasional.

“Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju prestasi dunia,” kata Ita.


6 Set Peralatan Gimnastik

Ketua Gimnastik Indonesia Ita Yuliati (Dok JAGOC)

Tak hanya itu, ada warisan berharga yang didapat senam Indonesia. Penyelenggaraan kejuaraan dunia ini mewariskan peralatan gimnastik yang akan dipergunakan sebagai sarana latihan atlet-atlet Indonesia.

Lanjut Baca:

Sebagai informasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyediakan enam set peralatan untuk penyelenggaraan Jakarta Gymnastics 2025. Setelah penyelenggaraan, peralatan tersebut kemudian dihibahkan kepada Gimnastik Indonesia. Tiga set, menurut Ita Yuliati, akan ditempatkan di Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC), pusat pelatihan olahraga baru yang sedang dibangun pemerintah di Cibubur, Jakarta Timur.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya