Pedri Nilai Musim Barcelona '6 atau 7', Berharap Jadi '10' di El Clasico

Dalam sembilan pertandingan pertama musim ini, Barcelona tampil inkonsisten. Ada momen-momen gemilang, tetapi juga fase di mana permainan mereka tampak kehilangan arah.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 Oktober 2025, 08:32 WIB
Gelandang Barcelona, Pedri mencetak gol ke gawang Girona dalam laga pekan kesembilan La Liga 2025/2026 di Estadi Olímpic Lluís Companys, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. (AFP/Josep Lago)

Liputan6.com, Jakarta Menjelang laga akbar melawan Real Madrid di La Liga akhir pekan ini, bintang muda Barcelona, Pedri, berbicara terbuka kepada DAZN tentang perjalanan timnya sejauh ini. Dengan nada jujur dan reflektif, gelandang berusia 22 tahun itu menilai performa Barcelona di awal musim belum mencapai level terbaik.

Dalam sembilan pertandingan pertama musim ini, Barcelona tampil inkonsisten. Ada momen-momen gemilang, tetapi juga fase di mana permainan mereka tampak kehilangan arah. Pedri pun tidak menutupinya, bahkan memberikan penilaian yang cukup objektif untuk standar klub sebesar Barcelona.

“Sejujurnya, kami memulai musim ini dengan cukup baik, tetapi belakangan ada hal-hal yang perlu kami perbaiki. Kami menyadarinya dan tahu persis apa yang harus dikembangkan,” ujar Pedri. “Hal baiknya adalah kami bersama pelatih dan staf teknis sedang bekerja untuk memperbaiki kesalahan yang kami buat sebelumnya. Jika harus memberi nilai, mungkin di antara 6 dan 7, tetapi saya berharap pada hari Minggu nilainya bisa menjadi 10,” lanjutnya.


Real Madrid di Bawah Xabi Alonso dan Tantangan di El Clasico

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Selain menilai timnya sendiri, Pedri juga menyoroti perubahan signifikan yang terjadi di Real Madrid sejak ditangani Xabi Alonso. Menurutnya, Los Blancos kini tampil lebih menguasai bola dan berusaha mendikte permainan — sesuatu yang biasanya menjadi ciri khas Barcelona.

“Saya menonton beberapa pertandingan mereka, dan jelas ada beberapa hal yang berubah. Sekarang mereka lebih banyak menguasai bola dan mencoba menjadi tim yang mengendalikan permainan,” kata Pedri. Komentarnya itu menggambarkan kesadaran bahwa El Clasico kali ini tidak sekadar duel dua raksasa, melainkan juga benturan dua filosofi yang kini semakin mirip.


El Clascio: Benturan Dua Kutub Sepak Bola

Pedri (kanan) berebut bola dengan Bruno Guimaraes di laga Newcastle vs Barcelona di Liga Champions 2025/2026 di St James' Park, Jumat (19/09/2025). (AP Photo/Jon Super)

Namun, Pedri memastikan Barcelona tidak akan mengubah jati diri mereka. Ia menegaskan bahwa timnya akan tetap berusaha menguasai bola dan menyerang dengan gaya khas mereka, sementara Real Madrid kemungkinan besar akan mengandalkan serangan balik cepat. “Kami akan berusaha menjadi tim yang menguasai bola, sementara mereka pasti lebih memilih mengandalkan serangan balik, terutama dengan pemain seperti Mbappe dan Vinicius yang sangat cepat dan luar biasa dalam mengeksekusi serangan balik,” tutupnya.

Dengan El Clasico yang tinggal hitungan jam, pernyataan Pedri mencerminkan tekad dan kesadaran akan pentingnya momen ini. Barcelona mungkin baru dinilainya ‘6 atau 7’ sejauh ini, tetapi laga melawan Real Madrid bisa menjadi kesempatan untuk menjadikan musim mereka bernilai ‘10’.

Sumber: Barca Universal


Klasemen La Liga/Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya