8 Gejala Gangguan Sistem Hormon dan Metabolisme, Salah Satunya Penurunan Daya Ingat

Kondisi seperti hipertiroid, hipotiroid, sindrom metabolik, dan diabetes adalah contoh gangguan akibat ketidakseimbangan hormon dan metabolisme, ini gejala-gejala yang bisa muncul.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 27 Oktober 2025, 13:00 WIB
8 Gejala Gangguan Sistem Hormon dan Metabolisme, Salah Satunya Penurunan Daya Ingat. Foto dibuat oleh AI.

Liputan6.com, Jakarta - Sistem hormon dan metabolisme memegang peran penting dalam keseimbangan fungsi tubuh.

Dokter spesialis penyakit dalam - konsultan endokrin, metabolik dan diabetes RS EMC Pekayon, I Gusti Ngurah Adhiarta, menjelaskan, saat hormon bekerja tidak seimbang atau metabolisme melambat, tubuh bisa mengalami gangguan yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Ketika produksi atau kerja hormon ini terganggu, tubuh dapat kehilangan keseimbangannya. Kondisi seperti hipertiroid, hipotiroid, sindrom metabolik, dan diabetes adalah contoh gangguan akibat ketidakseimbangan hormon dan metabolisme.

Ketidakseimbangan hormon dan metabolisme bisa memunculkan berbagai tanda yang sering kali tidak langsung disadari. Salah satu gejala paling umum adalah perubahan berat badan drastis, baik naik maupun turun tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, tubuh juga dapat menunjukkan sinyal lain yang menandakan adanya gangguan pada sistem hormon dan metabolisme, seperti:

  • Kelelahan berkepanjangan, meski sudah cukup tidur dan istirahat
  • Gangguan tidur, seperti sulit tidur atau sering terbangun di malam hari
  • Perubahan suasana hati, mudah cemas, marah, atau merasa sedih tanpa sebab
  • Masalah kulit dan rambut, seperti jerawat, kulit kering, atau rambut rontok
  • Penurunan konsentrasi dan daya ingat
  • Perubahan nafsu makan dan mudah merasa lapar
  • Suhu tubuh tidak stabil, sering merasa kedinginan atau kepanasan
  • Gangguan pencernaan, seperti sembelit atau kembung.

“Jika gejala-gejala tersebut berlangsung lama, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang tepat,” kata I Gusti mengutip laman EMC, Minggu (26/10/2025).

 

5 Fungsi Sistem Hormon dan Metabolisme

I Gusti juga menjelaskan lima fungsi sistem hormon dan metabolisme, yakni:

1. Mengatur Fungsi Organ Tubuh

Hormon berperan sebagai “pesan kimia” yang mengatur kerja berbagai organ, seperti jantung, ginjal, hati, dan sistem pencernaan agar berjalan sesuai kebutuhan tubuh.

2. Menjaga Keseimbangan Energi

Melalui proses metabolisme, tubuh mengubah makanan menjadi energi. Hormon seperti insulin, tiroid, dan kortisol membantu memastikan energi digunakan dan disimpan dengan efisien.

3. Mengontrol Pertumbuhan dan Perkembangan

Hormon pertumbuhan (growth hormone) dan hormon reproduksi berperan penting dalam proses tumbuh kembang, pembentukan otot, serta regenerasi sel.

4. Menstabilkan Suasana Hati dan Stres

Hormon seperti serotonin, dopamin, dan kortisol berperan dalam mengatur emosi, tidur, serta respons tubuh terhadap stres.

5. Menjaga Keseimbangan Internal

Baik sistem hormon maupun metabolisme bekerja sama untuk menjaga suhu tubuh, tekanan darah, kadar gula, dan cairan tubuh agar tetap stabil meski terjadi perubahan di luar tubuh.

“Peran penting sistem hormon dan metabolisme sangat besar dalam menjaga agar tubuh tetap berfungsi dengan baik dan seimbang,” kata I Gusti.

 

Pentingnya Deteksi Dini

Deteksi dini melalui pemeriksaan darah dan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin, metabolik, dan diabetik sangat penting untuk menentukan penyebab dan terapi yang tepat.

Menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme sangat penting untuk memastikan tubuh tetap berfungsi dengan optimal. Kedua sistem ini berperan dalam mengatur energi, suasana hati, berat badan, hingga daya tahan tubuh.

Saat terjadi gangguan, gejalanya mungkin tampak ringan di awal seperti mudah lelah, berat badan berubah, atau gangguan tidur. Namun, ini bisa berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius jika dibiarkan. Karena itu, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter bila keluhan tersebut berlangsung lama atau mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasien akan mendapatkan evaluasi menyeluruh, edukasi kesehatan, dan rencana terapi yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya