Liputan6.com, Jakarta Enzo Maresca tidak ragu menilai bahwa Estevao memiliki masa depan cerah di sepak bola dunia. Manajer Chelsea itu percaya winger muda asal Brasil tersebut memiliki semua kualitas untuk mencapai level tertinggi.
Estevao baru dua bulan menjalani kariernya di Liga Inggris, tetapi sudah menunjukkan potensi luar biasa. Penampilannya yang konsisten membuatnya langsung menjadi idola baru di Stamford Bridge.
Advertisement
Maresca mengaku terkesan dengan proses adaptasi cepat sang pemain. Meski masih berusia 18 tahun, Estevao tampil dengan kepercayaan diri tinggi dan sudah memberikan kontribusi penting bagi tim.
Pujian tinggi dari sang pelatih menegaskan betapa besar harapan yang ditaruh Chelsea pada pemain muda itu. Maresca bahkan menyebut Estevao bisa menjadi calon peraih Ballon d’Or di masa depan.
Adaptasi Cepat Estevao di Liga Inggris
Estevao datang ke Chelsea dari Palmeiras pada musim panas lalu dengan biaya transfer sebesar 29 juta pounds. Sebelum pindah, ia sempat mencetak gol ke gawang Chelsea di final Piala Dunia Antarklub saat masih membela klub lamanya.
Setelah bergabung, pemain berusia 18 tahun itu langsung mencuri perhatian lewat gaya main eksplosif dan mentalitas yang matang. Ia bahkan mencetak gol penentu kemenangan saat menghadapi Liverpool di Liga Inggris awal bulan ini.
“Ia benar-benar mengejutkan kami dengan cara dia beradaptasi,” ujar Maresca kepada ESPN Brasil. “Dia masih sangat muda, baru 18 tahun, tetapi sudah menunjukkan kematangan luar biasa.”
Maresca menambahkan bahwa faktor keluarga dan dukungan rekan senegara sangat membantu proses adaptasinya. “Keluarganya sangat dekat dengannya, dan di sini dia menemukan Joao Pedro serta Andrey Santos yang banyak membantunya,” tutur Maresca.
Dukungan Tim dan Semangat Estevao
Maresca menjelaskan bahwa seluruh staf dan klub turut mendukung Estevao agar bisa berkembang maksimal. Sang pemain disebut sangat bahagia dan cepat beradaptasi dengan kehidupan di London.
Ia juga menunjukkan semangat besar dalam berlatih meski sempat mengeluh soal cuaca dingin di Inggris. Hal ini menunjukkan kepribadiannya yang hangat dan tekadnya untuk terus belajar.
“Kami sebagai staf dan pelatih melakukan segalanya agar dia bisa beradaptasi dengan baik,” ungkap Maresca. “Dia anak yang selalu terlihat bahagia, ingin bermain sepak bola, dan menikmati setiap momennya di sini.”