Michael Owen Desak MU Pertahankan Ruben Amorim untuk Jangka Panjang: Berikan Waktu, Dia Bisa Sukses Bertahun-tahun

Mantan penyerang Manchester United dan Timnas Inggris, Michael Owen, menyerukan agar manajemen Setan Merah memberikan kepercayaan penuh kepada Ruben Amorim untuk jangka panjang.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 24 Oktober 2025, 09:23 WIB
Skuad asuhan Ruben Amorim harus menerima kekalahan 0-1 dalam laga perdana mereka di Liga Inggris musim 2025/2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta Mantan penyerang Manchester United dan Timnas Inggris, Michael Owen, menyerukan agar manajemen Setan Merah memberikan kepercayaan penuh kepada Ruben Amorim untuk jangka panjang.

Menurut Owen, pelatih asal Portugal itu memiliki visi dan filosofi yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub, asalkan diberi waktu dan stabilitas.

Amorim memang menjalani musim yang penuh tekanan. Rentetan hasil buruk membuat posisinya sempat berada di ujung tanduk. Namun kemenangan sensasional atas juara bertahan Liverpool akhir pekan lalu menjadi titik balik penting, sekaligus memberi napas lega bagi sang pelatih muda.


Saran Owen

Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi di pinggir lapangan saat pertandingan Premier League antara Manchester United dan Burnley di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Sabtu, 30 Agustus 2025. (Martin Rickett/PA via AP)

Dalam wawancaranya bersama Sky Bet, Owen menilai Amorim memiliki karakter dan prinsip yang dibutuhkan Manchester United di tengah masa transisi yang penuh gejolak.

“Ruben Amorim bisa menjadi sosok yang memimpin Manchester United untuk bertahun-tahun ke depan,” ujar Owen.

“Saat Erik ten Hag masih melatih, sejak awal saya sudah tidak yakin dengan gaya dan pendekatannya. Tapi Amorim berbeda, saya menyukai apa yang ia katakan dan cara pandangnya terhadap sepak bola.”


Penilaian Owen

Pelatih Ruben Amorim yang didatangkan untuk menggantikan posisi Erik ten Hag pada November 2024 lalu gagal memperbaiki performa The Red Devils di kancah domestik. (Oli SCARFF/AFP)

Menurut Owen, sudah saatnya United berhenti mengganti manajer secara terus-menerus. Ia menilai terlalu banyak perubahan dalam satu dekade terakhir justru memperparah situasi klub.

“Dalam sepuluh tahun terakhir, klub ini sudah mengganti segalanya, pelatih, staf, fasilitas, bahkan direksi. Tapi mereka belum menemukan stabilitas. Amorim bisa memberikan itu, asal diberi kesempatan,” tambahnya.


Contoh Buruk di MU

Paul Pogba - Manchester United harus merogoh kocek dalam untuk memulangkan mantan pemainnya ini dari Juventus yang kala itu bernilai 94 juta Pounds. Namun sayang sekembalinya ke Old Trafford, Pogba tak pernah benar-benar mampu mengeluarkan penampilan terbaiknya. (AFP/Paul Ellis)

Selain soal kepelatihan, Owen juga menyoroti satu masalah mendasar di Old Trafford: lingkungan klub yang 'toxic' dan tidak kondusif bagi perkembangan pemain.

“Coba pikirkan, dalam 10 tahun terakhir, siapa pemain yang datang ke Manchester United lalu menjadi lebih baik? Hampir tidak ada. Sebaliknya, banyak yang tampil buruk di sini tapi justru bersinar setelah pergi,” kata Owen.

Ia mencontohkan nama-nama besar seperti Paul Pogba, Angel Di María, hingga Alexis Sanchez, semuanya berstatus bintang kelas dunia sebelum bergabung, namun gagal tampil maksimal bersama United.

“Ketika suasana di klub negatif, itu akan menyeret semua orang ke bawah,” jelasnya. “Lihat Liverpool — banyak pemain yang dulu dianggap biasa saja kini menjadi bintang karena lingkungan yang positif.”


Optimisme Owen

Ekspresi Ruben Amorim usai laga Manchester City vs Manchester United pada pekan ke-4 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Dengan nada optimistis, Owen menutup bahwa Ruben Amorim punya potensi besar untuk menjadi fondasi era baru Manchester United. Namun keberhasilan itu hanya bisa terwujud jika klub mau bersabar dan berhenti mengambil keputusan reaktif.

“Berikan dia waktu, investasi, dan stabilitas. Itu satu-satunya jalan untuk membuat Manchester United bangkit lagi,” tegas Owen.

Sumber: Sky Bet


Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya