Bikin Merinding! Warga China Temukan Gigi Manusia dalam Makanan

Bukan kisah horor yang menghantui warga di China ini, tetapi penemuan gigi dalam makanan mereka.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 24 Oktober 2025, 21:30 WIB
Ilustrasi gigi palsu (Unsplash)

Liputan6.com, Beijing - Banyaknya laporan tentang temuan gigi di dalam makanan membuat warga merasa khawatir setiap kali membeli membeli makanan di luar.

Kasus pertama terjadi pada 13 Oktober, wanita asal Tiongkok menemukan tiga gigi palsu manusia di dalam sosis di Provinsi Jilin, Tiongkok Timut Laut.

Bahkan pada hari yang sama, seorang wanita lain juga melaporkan temuan gigi di dalam makanannya.

Ayahnya menemukan dua gigi manusia di dalam dimsum di cabang ternama di kota Dongguan, yaitu Sanjin Soup Dumplings, dilansir dari South China Morning Post, Jumat (24/10/2025).

Kasus kedua pun terjadi pada tanggal 14 Oktober, seorang pelanggan menemukan gigi palsu manusia tertanam di kue jujube dan kenari yang dibelinya di cabang Sam’s Club Shanghai.

Ia mengetahui gigi manusia tersebut palsu karena memiliki sekrup logam, yang perlahan membuat kepercayaan pelanggan memudar terhadap toko kue ini.

Banyak para pelanggan mempertanyakan kualitas dari produk mereka, di mana harga kue seharga 27,8 yuan (sekitar Rp60 ribu), untuk satu kotak seberat 520 gram.

Seorang staf di cabang tersebut mengaku terkejut atas penemuan gigi pada produknya, dan bersikeras bahwa makanan yang diproduksi di pabrik seharusnya tidak mengalami masalah seperti ini.

 

 

 

Menolak Kompensasi

Pelanggan yang menemukan gigi di dalam kue kembali keesokan harinya untuk menuntut penjelasan lebih lanjut dan menolak kompensasi, karena tindakan mereka tetap salah.

Departemen pengawasan pasar di Shanghai pun melakukan penyelidikan, di mana penemuan gigi palsu bukan menjadi pertama kalinya dalam produk yang dijual di Sam’s Club.

Pada tahun 2022, pelanggan lain melaporkan telah menemukan tiga gigi di roti gulung khas Sam’s Club di Xiamen.

Sehingga setiap kali insiden seperti ini muncul, media sosial Tiongkok pun langsung ramai. Banyak warganet yang berspekulasi dan menganggap insiden ini menjadi kisah horor.

Terlebih lagi, mereka berpikir ada kemungkinan daging manusia yang tercampur. Tetapi sebagian besar pengamat menilai hal ini sebagai kurangnya pengawasan keamanan pangan yang ketat.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya