Liputan6.com, Jakarta - Timnas bola tangan Hong Kong berisi pemain serabutan. Tidak ada yang berstatus profesional dengan seluruhnya memiliki pekerjaan utama.
Namun, mereka memiliki mimpi besar pada National Games 2025 yang berlangsung 9-21 November mendatang. Anak asuh Hui Man-pong bertekad meraih prestasi sebaik mungkin dengan harapan mendapat perhatian lebih dari pemerintah.
Advertisement
Saat ini mereka sudah mendapat dukungan minimalis. Masing-masing anggota tim menerima uang. Tim juga disewakan lapangan dalam ruangan untuk berlatih.
Jurnalis Liputan6.com Harley Ikhsan berkesempatan melihat persiapan timnas bola tangan Hong Kong jelang National Games 2025 di Shek Kip Mei Park Sports Centre.
Latihan tidak berlangsung lengkap karena beberapa anggota tim urung meninggalkan pekerjaan mereka. Alhasil, penerapan strategi pun tidak dapat dilakukan maksimal.
Satu sosok mencolok sendirian dengan postur 194 cm dan rambut pirang. Dia adalah Kim Ekdahl Du Rietz yang menjadi salah satu bagian staf kepelatihan.
Du Rietz datang dari Swedia dan memiliki karier cemerlang di bola tangan. Bertahun-tahun membela timnas, dengan capaian terbaik merebut medali perak Olimpiade London 2012, dia juga memperkuat berbagai klub di Eropa. Mulai HBC Nantes, Rhein-Neckar Lowen, dan Paris Saint-Germain.
"Saya mulai melatih di timnas awal tahun ini. Sebelumnya saya juga bekerja selama 5-6 bulan sebagai persiapan Asian Games (2024). Setelah National Games, sepertinya saya juga bakal melatih untuk Asian Games berikutnya," ungkap Du Rietz.
"Jadi pekerjaan ini merupakan proyek jangka pendek, tergantung event yang akan ada. Saya kira hal serupa juga diterapkan untuk berbagai cabang olahraga lainnya di Hong Kong," sambung sosok berusia 36 tahun tersebut.
Kesempatan Sekali Seumur Hidup
Du Rietz menyebut Jiangsu dan Beijing sebagai dua kekuatan utama bola tangan pada National Games 2025. Setelah mereka, dia merasa persaingan memperebutkan tempat terakhir podium cukup terbuka.
"Ada 5-6 tim di belakang Jiangsu dan Beijing, salah satunya Hong Kong. Mereka bisa saling mengalahkan. Di hari yang baik, National Games adalah kesempatan terbaik Hong Kong untuk merebut medali," ungkapnya.