Demi Hemat Biaya Pemakaman, Pria Jepang Simpan Jenazah Ayahnya di Rumah

Seorang pria di Jepang terpaksa menyimpan jenazah ayahnya selama berbulan-bulan karena masalah ekonomi.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 23 Oktober 2025, 20:30 WIB
Ilustrasi pemakaman/Brett

Liputan6.com, Tokyo - Bermula dari kecurigaan pegawai kesejahteraan kota di Jepang, kasus ini akhirnya mengungkap jenazah Takeshi (92) di rumah yang ia tinggali bersama putranya, Masahiko Ichijo.

Menurut laporan Saporo TV dari kepolisian di Kota Abashiri, Hokkaido, Masahiko Ichijo (61) mengaku tidak melaporkan kematian ayahnya karena tidak memiliki cukup uang untuk biaya pemakaman, dilansir dari Japan Today, Kamis (23/10/2025).

Sementara itu, jenazah yang disimpan Masahiko dapat diketahui setelah petugas datang ke rumah mereka pada hari Senin.

Karena pihak kantor merasa curiga setelah kesulitan menelepon Takeshi yang tidak kunjung mendapat jawaban.

Petugas kemudian melapor kepada polisi untuk segera melakukan pemeriksaan, dan mereka terkejut saat menemukan tubuh jenazah yang hanya tersisa kerangka.

Penyelidikan pun dilanjutkan dengan melakukan autopsi untuk menentukan penyebab kematiannya.

Kasus mengejutkan ini membuat warga merasa prihatin, terlebih setelah Masahiko mengatakan alasannya karena masalah ekonomi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya