Percaya Saja: Manchester United Bisa Jadi Pesaing Gelar Premier League Musim Ini!

Rene Meulensteen yakin Manchester United bisa jadi pesaing gelar Premier League musim ini jika menjaga momentum usai dua kemenangan beruntun di bawah Ruben Amorim.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 22 Oktober 2025, 13:07 WIB
Harry Maguire dari Manchester United menyapa para pendukung setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Liverpool, Inggris, Minggu, 19 Oktober 2025. (Foto AP/Ian Hodgson)

Liputan6.com, Jakarta Rene Meulensteen, mantan staf pelatih Sir Alex Ferguson di era keemasan Manchester United, percaya klub lamanya masih bisa mengejutkan semua orang musim ini.

Menurutnya, tim asuhan Ruben Amorim berpotensi ikut bersaing dalam perebutan gelar Premier League jika mampu mempertahankan tren positif yang baru saja mereka bangun.

Dalam dua pekan terakhir, United meraih kemenangan beruntun melawan Chelsea dan Liverpool, sesuatu yang belum terjadi di bawah Amorim sebelumnya.

Meulensteen menilai sedikit momentum bisa membuat perbedaan besar, terutama jika tim-tim seperti Arsenal atau Liverpool kehilangan konsistensi akibat cedera.

“Akan selalu ada kejutan di tikungan berikutnya. Jika Arsenal kehilangan satu atau dua pemain dan mereka kalah satu atau dua laga, situasi bisa berubah total,” ujar Meulensteen.

“Kita tidak bisa menyingkirkan United dari persaingan jika mereka terus menang dan mendapatkan momentum positif.”


Proyek 150 dan Kepercayaan Pada Amorim

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberi isyarat di samping Mason Mount saat pertandingan semifinal leg kedua Liga Europa antara Manchester United dan Athletic Bilbao, Kamis, 8 Mei 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Bagi Manchester United, menjadi juara Premier League musim ini akan menjadi pencapaian di luar target awal. Klub sedang menjalani proyek besar di bawah kepemilikan minor Sir Jim Ratcliffe, yang kini mengendalikan arah keputusan olahraga.

Rencana jangka panjang itu dikenal sebagai “Project 150”, dengan target membawa trofi Premier League pada 2028, bertepatan dengan ulang tahun ke-150 klub sejak berdiri sebagai Newton Heath pada 1878.

Chief executive Omar Berrada telah menegaskan proyek tersebut mencakup kebangkitan tim pria dan wanita, termasuk ambisi memenangkan Women’s Super League untuk pertama kalinya.

Ratcliffe sendiri sudah menyatakan dukungan penuh kepada Amorim. Ia memastikan pelatih asal Portugal itu akan mendapat waktu setidaknya tiga tahun untuk membangun kembali tim. Keputusan ini menegaskan bahwa kesabaran menjadi bagian penting dalam strategi kebangkitan United.


Jadwal Lebih Ringan Bisa Jadi Keuntungan

Bruno Fernandes dari Manchester United bertepuk tangan ke arah para suporter saat pertandingan Liga Inggris antara Liverpool dan Manchester United di Anfield, Minggu, 19 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Hodgson)   

Musim ini, United tidak bermain di kompetisi Eropa dan tersingkir lebih awal dari Carabao Cup. Meski di atas kertas itu tampak sebagai kemunduran, Meulensteen melihatnya sebagai peluang emas untuk membangun konsistensi di liga.

Dengan hanya satu pertandingan per pekan hingga Natal, Amorim memiliki kesempatan memperbaiki sistem permainan dan menjaga kebugaran pemain. Rival-rival seperti Arsenal, Manchester City, dan Liverpool harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan Eropa, sesuatu yang bisa dimanfaatkan United untuk menutup jarak.

Kemenangan beruntun pertama sejak Mei 2024 menjadi langkah awal penting. Jika momentum ini terjaga, bukan mustahil Manchester United kembali bersaing di papan atas, bahkan lebih cepat dari target besar mereka di Project 150.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya