Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Berharap Pemfitnah Ijazah Palsu Kena Azab

Beredar di media sosial postingan artikel mantan presiden Jokowi mengharap orang yang memfitnahnya soal ijazah palsu kena azab. Simak faktanya dalam artikel ini!

oleh Tim Cek FaktaDiterbitkan 22 Oktober 2025, 17:00 WIB
Cek fakta artikel Jokowi berharap pemfitnah ijazah palsu kena azab

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel mantan presiden Jokowi mengharap orang yang memfitnahnya soal ijazah palsu kena azab. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Jokowi: Saya Berharap Yang Memfitnah Saya Ijazah Palsu Dapat Azab. Jokowi: Saya Terzolimi Sedih Jiwa Saya"

Lalu benarkah postingan artikel mantan presiden Jokowi mengharap orang yang memfitnahnya soal ijazah palsu kena azab?

Penelusuran Fakta

CEK FAKTA Liputan6 (Liputan6.com/Abdillah)

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora.co dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.

Namun dalam artikel asli berjudul:

"Dokter Tifa: Gaya Pidato Rektor UGM di Depan Jokowi Terlalu Genit"

Cek fakta artikel Jokowi berharap pemfitnah ijazah palsu kena azab

Artikel itu sama sekali tidak membahas harapan mantan Presiden Jokowi pada orang yang memfitnahnya terkait ijazah palsu.

Artikel itu membahas komentar Dokter Tifa pada gaya berpidato Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Ova Emilia dalam acara Peringatan Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM.

Sumber:

https://www.gelora.co/2025/10/dokter-tifa-gaya-pidato-rektor-ugm-di.html

Kesimpulan

banner Hoax (Liputan6.com/Abdillah)

Postingan artikel mantan presiden Jokowi mengharap orang yang memfitnahnya soal ijazah palsu kena azab adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya