Api dalam Sekam di Barcelona: Ronald Araujo Marah ke Hansi Flick, Frustrasi Meledak di Laga Lawan Girona

Menurut laporan The Athletic, selebrasi Ronald Araujo di laga lawan Girona adalah puncak dari pekan penuh ketegangan antara sang pemain dan pelatih

oleh Asad ArifinDiterbitkan 21 Oktober 2025, 21:00 WIB
Pemain Barcelona, Ronald Araujo, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Girona pada laga pekan ke-9 La Liga 2025/2026 di Stadion Olimpic Lluis Companys, Sabtu (18/10) malam WIB. (AFP/Josep Lago)

Liputan6.com, Jakarta Selebrasi penuh emosi Ronald Araujo saat mencetak gol kemenangan di menit akhir melawan Girona ternyata menyimpan kisah lain. Bek asal Uruguay itu dikabarkan meluapkan rasa frustrasi yang terpendam terkait perannya di bawah asuhan Hansi Flick.

Araujo yang dikenal loyal dan berdedikasi, kini mulai merasa tersisih dalam proyek baru Barcelona musim 2025/2026.

Dalam laga tersebut, Araujo baru dimasukkan menjelang akhir pertandingan dan secara mengejutkan dimainkan sebagai penyerang tambahan.

Namun, justru dari peran darurat itulah ia mencetak gol penentu kemenangan dan merayakannya dengan selebrasi penuh amarah, melepas kaus dan menerima kartu kuning.

Menurut laporan The Athletic, momen itu adalah puncak dari pekan penuh ketegangan antara sang pemain dan pelatih. Sumber internal klub menyebut Araujo masih menahan rasa kecewa setelah ditarik keluar dalam kekalahan 1-4 dari Sevilla sebelumnya.

Keputusan Flick yang menggantinya dengan bek lain, bukan menyesuaikan formasi, disebut menjadi titik awal ketegangan. Araujo merasa kepercayaan terhadap dirinya mulai pudar, meski statusnya sebagai salah satu kapten tim belum berubah.


Araujo Tak Terima Perannya Dikebiri Flick

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Musim ini, situasi Araujo di Barcelona jauh dari ideal. Meski memegang ban kapten dan dikenal sebagai salah satu pemimpin di ruang ganti, pemain berusia 26 tahun itu jarang mendapat tempat sebagai starter.

Hansi Flick lebih sering mengandalkan duet Pau Cubarsí dan Eric García, dengan Iñigo Martínez juga berada di depan dalam daftar pilihan.

Kondisi ini membuat Araujo frustrasi. Ia disebut masih belum sepenuhnya pulih dari trauma performa buruk di semifinal Liga Champions musim lalu.

Alih-alih diberi kesempatan menebus kesalahan, perannya justru dikurangi. Ketika kesempatan datang melawan Girona, Araujo membuktikan dirinya masih bisa menjadi pembeda, meski dengan cara yang emosional dan berisiko.


Masa Depan Araujo Jadi Tanda Tanya

Bek Barcelona Uruguay #04, Ronald Federico Araujo da Silva, merayakan mencetak gol kedua timnya selama pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Girona FC di Estadi Olimpic Lluis Companys di Barcelona pada 18 Oktober 2025. (Josep LAGO/AFP)

Belum ada tanda bahwa Araujo berniat membuat masalah di internal klub, namun masa depannya kembali diselimuti tanda tanya.

Dengan kontrak baru yang ditandatangani pada Januari 2025, Barcelona sejatinya ingin mempertahankan sang bek jangka panjang. Tetapi, minimnya menit bermain bisa membuat situasi berubah cepat.

Ketertarikan dari klub-klub top Eropa seperti Bayern Munich dan beberapa tim Liga Inggris sudah mulai muncul. Dalam kondisi keuangan Barcelona yang belum stabil, menjual Araujo bisa menjadi opsi sulit namun logis.

Apalagi, bagi sang pemain, menit bermain reguler tetap menjadi prioritas utama untuk menjaga tempatnya di Timnas Uruguay jelang Piala Dunia 2026.

Sumber: FotMob


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya