Liputan6.com, Jakarta - Berangkat kerja di pagi hari bagi banyak pekerja bukan sekadar rutinitas tapi perjuangan. Macet berjam-jam, desakan di KRL, atau antrean panjang di halte bisa membuat stres meningkat bahkan sebelum hari kerja dimulai.
"Pagi hari kerja terasa lebih berat karena kita tidak hanya berpakaian dan keluar rumah, tetapi kita sudah bekerja di dalam kepala kita," ujar Kristin Anderson, seorang psikoterapis di Madison Square Psychology, New York, AS, dikutip dari Real Simple, Selasa, (21/10/2025)
Advertisement
Dalam perjalanan ke kantor pikiran seringkali sudah mulai menyusun daftar tugas dan mengantisipasi masalah yang akan dihadapi. Hal ini disebut dengan kognitif antisipatif, yang artinya otak mulai bekerja untuk menyiapkan tugas-tugas yang bahkan belum dimulai.
Sebenarnya perjalanan ke kantor bisa jadi momen untuk menyiapkan diri agar lebih tenang dan produktif sepanjang hari.
Berikut enam cara mudah untuk mengurangi stres selama perjalanan ke kantor, terutama bagi kamu yang menempuh jarak 1–2 jam setiap harinya.
1. Dengarkan Audio yang Menenangkan
Baik musik, podcast, maupun buku audio, mendengarkan sesuatu yang menenangkan akan sangat membantu mempersiapkan diri untuk menjalani hari. Menurut Erica Schwartzberg, psikoterapis di Downtown Somatic Therapy, New York, AS, audio dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis. Ini membuat pikiran seseorang lebih tenang dan fokus.
Dia juga menambahkan, akan jauh lebih efektif jika audio yang didengar merupakan audio yang familiar seperti lagu masa kecil atau cerita favorit yang diulang kembali.
Stres Berkurang, Perjalanan Nyaman
2. Menciptakan Rutinitas yang Menyenangkan
Di tengah kesibukan yang melanda, penting untuk membuat daftar rutinitas yang dapat dilakukan dengan konstan. Anderson menyarankan meditasi singkat, mengucapkan afirmasi, dan menuliskan daftar rasa syukur.
Rutinitas seperti ini akan memberi sinyal ke otak yang melakukannya untuk memulai hari dengan perasaan menyenangkan. Kuncinya adalah fokus pada hal-hal unik dan terasa alami bagi diri sendiri.
3. Menciptakan Suasana Menenangkan
Schwartzberg mengatakan bahwa suasana nyaman akan memberi sinyal pada tubuh seseorang untuk secara otomatis mengurangi ketegangan. Suasana ini bisa dibangun dengan hal-hal sekecil seperti membuat kopi hangat atau menggunakan pakaian yang lembut dan nyaman di tubuh.
4. Latihan Gerakan Ringan
Meski sibuk, gerakan atau latihan fisik ringan di pagi hari akan memberikan manfaat jangka panjang. Anderson menyarankan untuk memperpanjang rute jalan kaki ketika berangkat ke kantor. Ini memberikan waktu lebih lama untuk menghirup udara segar.
Selain itu, Anderson juga menyarankan untuk melakukan peregangan singkat sebelum dan sesudah menaiki kendaraan umum. Gerakan-gerakan kecil tersebut akan membantu meningkatkan konsentrasi seseorang saat tiba di kantor.
5. Membuat Pesan Suara Reflektif
Catatan harian tidak hanya dalam bentuk tulisan, tapi juga audio. Schwartzberg menyarankan untuk membuat rekaman suara yang berisi refleksi diri. Rekaman audio tersebut akan menjadi wadah bagi pikiran seseorang dan berfungsi sebagai jurnal digital.
6. Berlatih Bersyukur
Berlatih bersyukur sangat disarankan untuk membentuk sikap seseorang. Schwartzberg mengatakan visualisasi yang hadir dengan rasa syukur mampu mengaktifkan jalur saraf sesuai apa yang dialami. Hal ini mampu mempersiapkan seseorang secara emosional.
Dengan menuliskan beberapa hal yang disyukuri setiap pagi, sikap seseorang akan terbentuk lebih baik dan otak akan siap lebih optimis.
Satu Kebiasaan yang Harus Dihindari dalam Perjalanan
Selain enam cara mudah untuk mengurangi stres dalam perjalanan, Anderson menegaskan satu kebiasaan buruk yang mungkin dilakukan oleh semua orang.
"Sangat penting untuk berkomitmen pada diri sendiri untuk meninggalkan pekerjaan sampai Anda benar-benar tiba di tempat kerja," jelasnya.
Dia juga menambahkan, penting untuk menyimpan energi pada waktu jeda sebelum tiba di kantor. Sebuah hal yang harusnya wajar untuk tidak bekerja sampai tiba di kantor.