Drama 3 Jam Damkar Lepaskan Filter Udara Truk yang Tersangkut di Kaki Bocah

Baru-baru ini dunia maya diramaikan dengan video proses evakuasi kaki bocah yang masuk ke ring filter udara truk dan tak bisa keluar.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 21 Oktober 2025, 15:08 WIB
Petugas Damkar Posko Kalianda, Lampung Selatan, mengevakuasi seorang bocah perempuan berusia enam tahun yang kakinya tersangkut di filter udara mobil truk. (Liputan6.com/ Dok Ist)

Liputan6.com, Kalianda - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Lampung Selatan kembali menunjukkan sisi lain dari tugas mereka. Tak hanya memadamkan api, para 'ksatria biru' itu juga kerap turun tangan membantu masyarakat dalam situasi darurat nonkebakaran, mulai dari evakuasi hewan liar hingga melepas cincin yang tersangkut di jari.

Kali ini, petugas Damkar Posko Kalianda, Lampung Selatan, mengevakuasi seorang bocah perempuan berusia enam tahun yang kakinya tersangkut di filter udara mobil truk. Video evakuasi itu pun viral di media sosial.

Kejadian itu berlangsung di Desa Candimas, Kecamatan Natar, pada Senin siang (20/10/2025), sekitar pukul 13.10 WIB.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya anak kecil yang kakinya terjepit di dalam komponen truk.

"Kami terima laporan sekitar pukul 13.10 WIB, bahwa ada anak kecil yang kakinya masuk ke saringan udara truk," ujar Rully, Selasa (21/10/2025).

Tim Damkar segera meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas harus bekerja hati-hati karena posisi kaki korban, Nadia (6), cukup sulit dilepaskan.

"Bagian tumitnya masuk duluan, sementara jari-jarinya menghadap ke atas. Itu yang bikin susah ditarik," kata Rully.

 

Proses Evakuasi Memakan Waktu 3 Jam

Proses evakuasi berlangsung hampir tiga jam. Petugas akhirnya berhasil melepaskan kaki bocah tersebut dengan bantuan gerinda mini dan gunting besi.

"Kami pakai alat seadanya dan harus hati-hati supaya tidak melukai korban," ungkapnya.

Untuk menenangkan Nadia yang terus menangis selama proses evakuasi, petugas bahkan membelikannya es krim.

"Kami belikan es krim supaya dia tidak panik. Jadi saat proses evakuasi berlangsung, dia bisa lebih tenang," katanya.

Setelah berhasil dievakuasi, Nadia dibawa ke rumahnya dalam keadaan selamat. Rully mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya.

"Komponen kendaraan seperti filter udara itu bukan mainan. Kami berharap orang tua lebih waspada agar kejadian seperti ini tidak terulang. Mohon untuk disimpan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak," katanya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya